Selamat Datang Di Portal Berita Online Warta Jogja "Santun Dan Berbudaya" Selamat Datang Di Portal Berita Online Warta Jogja "Santun Dan Berbudaya" Selamat Datang Di Portal Berita Online Warta Jogja "Santun Dan Berbudaya"

Dugaan Penjualan Tanah Urug Tidak Berizin di Desa Ngalang Tidak Terbukti

WARTA JOGJA | GUNUNGKIDUL- Dugaan praktik penjualan tanah uruk ilegal pada proyek Pembangunan Jalan Lingkar Desa Ngalang, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul pada Senin, (07/06/21) tidak terbukti.

Hal tersebut diketahui setelah dibantah sekaligus diluruskan oleh Sugeng pelaksana proyek, Selasa (08/0/2021).

Pada pemberitaan sebelumnya disebut bahwa, saat awak media melakukan monitoring di lapangan menemukan kegiatan bongkar muat tanah menggunakan alat berat, dan beberapa truk dum di lokasi pembangunan jalan lingkar Utara Gunungkidul.

Hal tersebut dibenarkan Sugeng salah satu Petugas Lapangan Proyek pembangunan jalan tersebut.

“Memang benar tanah tersebut ada yang harus dikeluarkan, namun kami bekerja telah sesuia prosedur yang ada di RAB,” ucapnya.

Terkait pengiriman urug menurutnya, sudah melalui proposal, pengajuan, ataupun permohonan.

“Itu tidak ada nominal yang masuk ke kami,” ungkapnya.

Ditemui di lokasi proyek Sugeng memberikan klarifikasi sekaligus menjelaskan bahwa urug yang keluar tidak dijual.

Namun menurutnya, itu berdasarkan permohonan yang sebelumnya telah disampaikan ke dinas.

“jadi tidak benar dijual belikan, itu tiadak benar,” tandasnya.

Dengan klarifikasi Sugeng selaku penanggungjawab proyek, maka berita terkait dugaan jual beli urug secara ilegal tidak terbukti sebagai mana dimaksud dalam pemberiataan sebelumnya.
(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *