Selamat Datang Di Portal Berita Online Warta Jogja "Santun Dan Berbudaya" Selamat Datang Di Portal Berita Online Warta Jogja "Santun Dan Berbudaya" Selamat Datang Di Portal Berita Online Warta Jogja "Santun Dan Berbudaya"

Mengobati Kerinduan Penggemar Pentas Wayang Climen Ki Seno Nugroho Pementasan Lewat Chanel You Tube

WARTA JOGJA | SLEMAN — “Pandhu Swarga” lakon yg dipergelarkan malam ini. Wayang climen yang dipentaskan dengan durasi waktu selama 2 jam kebanyakan mengambil lakon carangan.
Tetapi pada kesempatan malam hari ini mengambil lakon pakem didukung dengan penabuh gamelan lengkap.

Tempat yang memadai menyempurnakan pementasan wayang climen yang bisa dinikmati oleh beribu bahkan berjuta penggemarnya melalui chanel You Tube.

Pada malam hari ini ada permintaan pementasan 3 jam beradaptasi dengan aturan baru selama dan pasca pandemi agar semua orang mampu beradaptasi. Selalu menjaga kebersihan, sering cuci tangan dan memakai masker.
Tetangga kiri kanan satu dua sudah mulai merapat untuk bisa melihat langsung pergelaran wayang climen.

Dialog interaktif antara dalang, tokoh wayang yang dimainkan, krew dan penonton adalah cirikhas Ki Seno Nugroho setiap mementaskan lakon wayang.

Pandu Swarga adalah lakon yg diminta oleh penanggapnya untuk mengingatkan kembali leluhurnya yang telah meninggal dunia agar mendapat tempat lebih baik di sisi Nya.Hakekat hidup tentang benar dan salah, baik buruk, alim dan jahat adalah simbul tingkah laku manusia di dunia. Keduanya diekspresikan melalui tokoh wayang antara kerajaan Pandawa dan Kurawa oleh Ki Seno Nugroho secara fasih.

Sesekali komunikasi antar tokoh wayang memang disengaja diselipkan oleh Ki Seno dialog dengan krew pendukung pergelaran wayang climen dikemas dengan apik.
Diantaranya bagaimana menghormati orang tua baik masih ada maupun sudah meninggal dunia, pembelaan kebenaran terhadap saudara yang teraniaya, persaudaraan yang erat memperkokoh keberadaan dinasti kerajaan atau negara, dan pesan pesan sosial lain meski penyampaiannya terungkap tak serius, bahkan terkesan cenderung “sembrana”.

Wayang climen, sebuah terobosan seorang dalang yang selalu berinovasi menjawab kegelisahan penggemarnya melalui You Tube untuk bisa melihat eksistensi dalang kesayangannya setiap saat. Ki Seno Nugroho mampu menyajikan dengan baik meski beberapa waktu lalu kesehatannya agak menurun jawab Gunawan yang merupakan Admin dalang Ki Seno Nugroho ketika awak media Warta Jogya menanyakannya.

Malam ini sudah mampu mementaskan lakon Pandu Swargo dengan baik di Pendapa rumahnya.
Pesan peraturan tatanan normal baru karena pandemi Covid 19 Corona juga disampaikan oleh Ki Seno disela-sela alur cerita Pandu Swarga.

Kewajiban setiap orang untuk memakai masker setiap keluar rumah untuk menjaga kesehatan semua orang , Juga agar terbiasa memakai masker dan aturan lain terkait tatanan normal baru agar pandemi segera berakhir. Kiranya ini cukup efektif dalam membantu pemerintah untuk mensosialisasikan aturan selama dan pasca pandemi.

Wj( Runtik )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *