Selamat Datang Di Portal Berita Online Warta Jogja "Santun Dan Berbudaya" Selamat Datang Di Portal Berita Online Warta Jogja "Santun Dan Berbudaya" Selamat Datang Di Portal Berita Online Warta Jogja "Santun Dan Berbudaya"

Sambut Konferwil Ke XV PWNU DIY Di PP Al Furqon Murtigading Sanden, Bersama Ketum PBNU Terpilih KH Yahya Cholil Staquf

WARTA JOGJA | Bantul — Pengurus Wilayah Nahdlatul ‘Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PWNU DIY) yang saat ini dinahkodai Ketua PWNU oleh Prof Dr Nizar Ali dan Rois Syuriyah oleh KH . Mas’ud Masduki menggelar hajat Pra Konferwil di Ponpes Binaul Ummah II Bawuran Pleret Bantul.

Ketua panitia, Dr. H. Muhajir MSI., menjelaskan, ” Agenda Pra Konferwil adalah membahas materi-materi persidangan di komisi diantaranya komisi bahsul masaial, komisi organisasi, komisi program dan komisi rekomendasi yang diikuti
108 Perserta. Pembahasan program di sidang komisi yang akan kita godok dan kita matangkan lagi di Konferwil PWNU ke-15 di Ponpes Al Furqon Murtigading Sanden Bantul mendatang diikuti 250 orang terdiri dari peserta dan tamu undangan. Konferwil itu akan dihadiri oleh Ketua Umum PBNU terpilih 2021-2026 di muktamar Lampung, KH. Yahya Cholil Staquf. Jelasnya kepada redaksi, Senin, 10/1/2022

” Adapun tujuannya untuk menentukan arah kebijakan program lima tahun kemudian
dan menentukan Rois Syuriyah sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) dan calon ketua Tanfidziyah periode 2022-2027 mendatang melalui demokrasi dari Cabang-cabang atau pengurus NU tingkat kabupaten/kota”. Imbuhnya

Terpisah, Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU), Drs. Heri Kuswanto, M.Si mengatakan, ” LPPNU merupakan badan otonom di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) yang membidangi pengembangan pertanian dalam arti luas yaitu, pertanian, perternakan, perkebunan, kehutanan, perikanan, kelautan manajemen sumber daya alam, pengembangan peedesaan serta lingkungan hidup.

Lebih lanjut, Heri mengatakan, ” LPPNU sekuat tenaga berusaha merealisasikan program muskerwil (musyawarah kerja wilayah) yang telah disahkan, seperti pelaksanaan berbagai diklat pertanian mulai dari persiapan tanam, pasca panen dan marketing, serta bentukan jejaring internal dan ekstern NU”.

“Posisi ini sangat strategis untuk dilanjut dan diteruskan oleh pengurus yang akan datang, yang harus ada generasi muda handal dan new spirit agar kuat berkembang dan melaju pesat menahkodai LPPNU DIY, tentu dengan tetap berkonsul kepada para senior”. Pungkas Ketua Senat IIQ An Nur tersebut. (Rustam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *