
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Rismiyadi, SP, M.Si secara simbolis melepas Peserta Pelatihan Magang Usaha Tani Bagi Petani 7P4S
WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Sebanyak 175 peserta Pelatihan Magang Usaha Tani Bagi Petani 7P4S Tahun 2025 dari tujuh (7) Kapanewon pada hari ini Selasa 11 November 2025 bertempat di RM. Layah Kembar Wonosari, Kabupaten Gunungkidul dilepas oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul untuk bisa berdaya guna memberi manfaat kepada kelompok petani di wilayahnya.
Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Wagino, SE dalam sambutannya menyampaikan beberapa laporan mengenai tujuan dilaksanakan kegiatan Pelatihan Magang Usaha Tani dan progres kedepannya.
Disampaikan dengan detail bahwa dasar pelaksanaan kegiatan Magang Usaha Tani Bagi Petani sesuai:
1. UU Nomor 19 Tahun 2013, tentang perlindungan dan pemberdayaan
2. UU Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan adalah peraturan yang bertujuan untuk mewujudkan sistem pertanian yang berwawasan lingkungan, efisien, tangguh, dan berlanjutan untuk mencapai kedaulatan pangan nasional.
3. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2018 tentang Pedoman dan Pelatihan Pertanian
4. Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan Dana Alokasi Khusus Nonfisik Dana Ketahanan Pangan dan Pertanian Tahun 2025

Kegiatan Magang Usaha Tani Bagi Petani dilaksanakan di 7P4S yang tersebar di tujuh (7) Kapanewon meliputi:
1. Kalurahan Wareng, Kapanewon Wonosari
2. Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari
3. Kalurahan Genjahan, Kapanewon Ponjong
4. Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu
5. Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen
6. Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar
7. Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin.
Disampaikan lebih lanjut terlaksananya kegiatan Magang Usaha Tani dilaksanakan selama 90 hari secara efektif dimulai pada hari Kamis 12 Juni 2025 dari masing-masing Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S).
Adapun kegiatan Pelatihan Magang Usaha Tani Bagi Petani 7P4S bertujuan:
1. Meningkatkan pemahaman bagi peserta tentang pengelolaan usaha tani yang efisien berorientasi pasar dan berkelanjutan.
2. Memberikan wawasan berpikir dan bertindak secara komprehensif, serta meningkatkan pengetahuan, keterampilan, atau keahlian dan membentuk sikap petani melalui bimbingan mentor atau fasilitator ahli.

Sasaran Kegiatan:
Sasaran atau penerima manfaat kegiatan Magang Usaha Tani adalah petani muda, petani pemula, yang berada di wilayah kerja DPP. Kemudian outputnya adalah peserta dapat menerapkan materi yang diperoleh selama mengikuti Magang dan mendapatkan wawasan mendalam tentang bidang pekerjaan yang diminati serta mengasah ketrampilan mereka.
Adapun outcomenya peserta bisa berpengalaman dalam meningktkan skill keahlian di suatu bidang yang dituju agar mencapai tingkat keahlian profesional. Ketersediaan SDM petani yang kompeten dalam menyusun metode dan strategi yang tepat.
Sebagai perwakilan peserta Magang Usaha Tani, Alan Efendhi selaku Ketua P4S Mountain Vera Sejati menyampaikan, mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul yang sudah memberikan kesempatan kepada peserta Magang, memberikan motivasi beserta ilmunya untuk mengikuti program selama 90 hari Magang Usaha Tani ini.

Selanjutnya kami sampaikan selama mengikuti Magang telah mendapatkan pengetahuan yang sangat luar bisa,
“Sungguh luar biasa setelah mengikuti pelatihan Magang Usaha Tani Bagi Petani 7P4S ini kita benar-benar mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat, bahkan kita bisa berinteraksi dengan perserta lain. Acara Magang sangat berdampak plus dalam memberikan cara bersosialisasi dengan masyarakat yaitu bisa tercipta rasa peduli, ” ucap Alan di atas panggung.
Acara sharing session tersebut membuat suasana lebih khidmat dalam kebersamaan. Kemudian disampaikan dari perwakilan ibu-ibu muda, bahwa selama mengikuti pelatihan Magang kita semua bisa terbangun chemistry, maupun empati antara para peserta.
“Pelatihan Magang ini sangat memberikan wawasan yang sangat mendalam bagi pelaku usaha tani terlebih di dalam bidang ekonomi kemasyarakatan kita bisa mengetahui adanya jaringan usaha, kemitraan, termasuk pasar merupakan utama yang ada di dalamnya, sehingga kami yakini akan membawa banyak manfaat bagi kami kedepannya,”
“Dan yang terakhir, kami mohon do’a restunya dari Bapak Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, semoga ilmu yang kami bawa ke kelompok kita bisa membawa kemajuan dan program ini bisa berjalan amanah kedepanya, Aamin,” imbuhnya.
Aplaus tepuk tangan dari para peserta pelatihan Magang Usaha Tani terdengar meriah disaat Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Rismiyadi, SP, M.Si naik ke atas panggung bersamaan alunan musik masakini yang disediakan oleh RM. Layah Kembar.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Gunungkidul, Rismiyadi, SP, M.Si dengan tersenyum melambaikan tangannya ke atas disambut hangat oleh peserta Magang sebagai bukti kedekatan mereka sangat terbangun.

Dalam pidatonya ia menyampaikan apresiasi kepada semua peserta Magang yang telah tekun mengikuti proses awal hingga akhir dan secara flashback ia menyampaikan referensi untuk selalu diingat bahwa tujuan utama acara Magang adalah untuk memberikan edukasi, memberikan pembelajaran kepada semua, mengenai pengetahuan sikap, pengetahuan dan ketrampilan usaha bertani.
“Kita meyakini bahwa pertanian merupakan potensi yang sangat luar biasa terutama di Kabupaten Gunungkidul mempunyai keunggulan, daya tarik, sehingga jika pertanian tidak kita kembangkan rasanya akan ketinggalan, jadi, kita tidak usah kemana-mana untuk memajukan pertanian di Gunungkidul, karena teman-teman mempunyai potensi, sekarang semuanya menjadi contoh sebagai pelaku petani yang smart yang sudah dibekali ilmu, kerana semua ada di sini telah bersertifikasi serta bisa menyalurkan ilmunya dan tentunya kedepanya bisa menjadi wirausahawan,” supportnya.

Banyak hal yang sudah kita lalui, pada awalnya kita ada keraguan, sempat ada kekhawatiran, ada hambatan,
“Alhamdulillah 90 hari terasa tidak lama karena pada hari ini, Selasa (11/11/2025) kita melaksanakan acara pelepasan supaya anda semua bisa kembali di tengah masyarakat secara mandiri dan bisa menerjemahkan bekal ilmu bersinergi dengan saudara petani. Selanjutnya anda tetap menjadi perhatian kami menjadi bagian dari P4S yang nantinya akan terus bersama-sama untuk memajukan pertanian Gunungkidul, ” terangnya.
Ibu Bupati Gunungkidul sudah menyampaikan bahwa sebentar lagi akan ada 58 Makan Bergizi Gratis (MBG) yang nantinya akan menyerap banyak produk pertanian.

“Sangat dikhawatirkan jika semua MBG beroperasi melayani 174 ribu siswa sekolah kita belum siap, jadi hasil pertanian benar-benar kita siapkan termasuk beras, sayuran, buah-buahan dan lain sebagainya. Sehingga kami berharap teman-teman Magang ini menjadi garda terdepan dalam menjalankan program kemandirian pangan,” ujarnya.
Nantinya kita sudah menanam sendiri, mengolah sendiri, dan nantinya akan bisa memberikan manfaat bagi kita dan secara menyeluruh bagi yang membutuhkan.

Dengan adanya acara pelepasan peserta pelatihan Magang Usaha Tani Bagi Petani 7P4S ini kami berharap diantara teman-teman semua bisa mengembangkan apa yang selama ini menjadi bahan pelatihan bisa memberikan manfaat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada sinergitas Pemerintah Kapanewon, Pemerintah Kalurahan, sangat kita harapkan supaya regenerasi petani, kegiatan pertanian bisa berjalan dengan baik. Maka pada kesempatan luar biasa ini, saya mengucapkan Alhamdulillah, kegiatan Magang P4S tahun 2025 secara resmi ditutup,” tutupnya.









