WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Persaingan pengisian dua jabatan pamong Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, menarik perhatian. Sebanyak 63 peserta mengikuti seleksi untuk memperebutkan posisi Danarta dan Pangripta, dengan rincian 37 peserta pada formasi Danarta dan 26 peserta pada formasi Pangripta.
Lurah Bejiharjo, Sigit Wibowo Nugroho, menjelaskan bahwa seleksi tersebut dilaksanakan untuk mengisi dua jabatan yang kosong setelah pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun.
“Karena pamong sebelumnya pensiun maka akan diselenggarakan seleksi Formasi jabatan Pangripta dan Danarta,” jelasnya, Rabu (21/10/2026)
Peserta seleksi tidak hanya berasal dari Kalurahan Bejiharjo, tetapi juga dari sejumlah kalurahan lain, yakni Piyaman dan Kepek di Kapanewon Wonosari, Genjahan di Kapanewon Ponjong, serta Wiladeg dan Kelor di Kapanewon Karangmojo.
Tingginya jumlah pendaftar, yang mayoritas berasal dari kalangan generasi muda, menjadi indikasi besarnya minat masyarakat untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemerintahan kalurahan.
Tahapan seleksi dijadwalkan diawali dengan pembekalan pada Jumat (23/10/2026) pagi di Balai Kalurahan Bejiharjo. Selanjutnya, ujian tertulis dan praktik akan dilaksanakan pada 7 November 2026 di SMP Negeri 2 Karangmojo. Peserta yang dinyatakan lolos dijadwalkan dilantik pada 24 November 2026.
Sigit berharap seluruh tahapan berjalan tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa proses seleksi diharapkan mampu menghasilkan pamong yang memiliki kompetensi, integritas, kedisiplinan, serta komitmen terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan kalurahan.
“Kami berharap melalui seleksi ini bisa mendapatkan pamong yang benar-benar kompeten, amanah, bertanggung jawab, dan memiliki semangat untuk memajukan Kalurahan Bejiharjo. Siapa pun yang nantinya terpilih harus mampu bekerja dengan baik, melayani masyarakat, serta mendukung pembangunan kalurahan,” harap Lurah Bejiharjo.


