
KULON PROGO, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Komunitas Sentra Sambelku Kulon Progo akan menyelenggarakan pelatihan teknik pengawetan minuman yang aman, sehat, dan sesuai standar usaha rumahan pada Sabtu, 18 Juli 2026. Kegiatan yang digelar secara luring ini bertujuan membekali pelaku UMKM dan masyarakat umum dengan keterampilan memproduksi minuman yang tahan lama, tetap bernutrisi, serta bebas dari bahan tambahan sintetis berbahaya.
Acara berlangsung di Aula Balai Kalurahan Wates, Kecamatan Wates, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Peserta cukup membayar biaya partisipasi sebesar Rp150.000 dan dapat mendaftar langsung melalui narahubung Siti Khotijah, S.Pd di nomor telepon 08161650853.
Pelatihan ini akan menghadirkan narasumber andal, Ines Setiawan, seorang praktisi dari Sustainability School sekaligus Guru Sains dan Sosiopreneur asal Tangerang, Jawa Barat. Materi yang disampaikan mencakup prinsip dasar pengawetan, mulai dari fungsi menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab kerusakan hingga teknik modern yang tetap menjaga rasa, warna, dan kandungan gizi minuman.
Secara khusus, peserta akan mempelajari cara membuat minuman yang awet pada suhu ruang tanpa menggunakan pengawet, pewarna, maupun perisa buatan. Teknik ini cocok diterapkan untuk berbagai jenis produk seperti teh, kopi, lemon tea, susu kedelai, susu murni, hingga olahan minuman lainnya. Metode ini juga menawarkan keunggulan praktis, hemat biaya produksi, serta menjawab kebutuhan pasar yang semakin mengutamakan produk alami dan sehat.
Ketua Komunitas Sentra Sambelku Kulon Progo, Ika Arumawati, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat diikuti oleh masyarakat luas, tidak hanya dari wilayah Kulon Progo tetapi juga daerah sekitarnya. “Manfaat pelatihan ini sangat besar, baik untuk meningkatkan kualitas produk yang sudah ada maupun membuka peluang usaha baru yang menjanjikan,” ujarnya.
Pengawetan minuman sendiri telah berkembang seiring peradaban manusia, dari cara tradisional hingga teknologi masa kini. Fokusnya kini tidak lagi hanya memperpanjang masa simpan, tetapi juga menjamin keamanan konsumsi serta mempertahankan kualitas sensorik dan nilai gizi produk. Melalui pelatihan ini, diharapkan semakin banyak pelaku usaha lokal yang mampu bersaing dengan produk komersial sekaligus menjaga kepercayaan konsumen.(myid)
🔴 Penulis
🌐 Redaktur: Mawan








