
Tim Komunitas Sedulur Gunungkidul (SGK) berada di Base camp Mendang 1 rt01/ 11 Ngestirejo, Tanjungsari, Gunungkidul (foto Jay, Kamis 6/8/2026)
WARTA – JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Komunitas Sedulur Gunungkidul (SGK) kembali menegaskan tekad menjalankan program kepedulian sosial secara berkesinambungan dan terjadwal guna meringankan beban warga yang membutuhkan, sejalan dengan upaya memperkuat jaring pengaman sosial di tengah keterpurukan ekonomi masyarakat. Ketua SGK, Patmini, menyampaikan hal tersebut seraya menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah disusun dan disepakati bersama dalam rapat anggota untuk pelaksanaan tahun 2026.
Bukti nyata kepedulian tersebut terealisasi pada Minggu (2/8/2026), ketika SGK menggelar bakti sosial di lingkungan Sambeng III, RT 03/RW 03, Kalurahan Sambirejo. Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, rombongan menyambangi kediaman keluarga Ahmad Syafii yang tengah berduka cita dan menanggung beban pengobatan putra ketiganya, Aurizy Fareza Arrazyafiian, yang menderita kelainan jantung bocor sejak lahir.
Patmini menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi keluarga tersebut di tengah tekanan ekonomi yang meluas. “Meskipun nilai bantuan yang kami sampaikan belum seberapa, amanah yang terkumpul dari para anggota ini kami harap dapat meringankan beban biaya pengobatan dan rencana operasi putra kesayangan Bapak Ahmad Syafii,” ujar Patmini.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh lapisan masyarakat maupun para dermawan baik di Gunungkidul maupun luar daerah untuk turut berpartisipasi meringankan beban keluarga tersebut melalui saluran donasi kemanusiaan SGK.
Secara historis, komunitas Sedulur Gunungkidul awalnya terbentuk sebagai wadah silaturahmi dan kebersamaan sesama warga sejak tahun 2020. Berkat gagasan dan kesepakatan dari Robbik Nugroho, Asih Sari, Saddam, Tina, dan Mariyem, perkumpulan ini kemudian diformalkan menjadi komunitas berlandaskan visi dan misi kepedulian sosial-kemanusiaan. Seiring berjalannya waktu, SGK tetap eksis dan konsisten mewujudkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Ke depan, Patmini berharap keberadaan SGK senantiasa berkembang dan semakin dipercaya oleh masyarakat. “Semoga kehadiran kami dapat menjadi mitra pemerintah dalam memedulikan kondisi warga yang kurang mampu, serta senantiasa berada di garda terdepan dalam setiap misi kemanusiaan yang berlangsung di Kabupaten Gunungkidul,” pungkas Patmini.

Redaktur: Mawan








