
GUNUNGKIDUL, DIY, WARTA-JOGJA.COM – Pengajian rutin instansi se-Kapanewon Paliyan memasuki putaran ke-106 pada Rabu, 16 September 2026, dimulai pukul 08.00 WIB. Ustadz H. Ahmad Munir menjadi penceramah utama dengan materi tentang upaya mewujudkan keluarga sakinah, mawaddah, dan warahmah (samawa). Kegiatan ini dihadiri secara lengkap oleh perwakilan seluruh instansi di lingkungan Kapanewon Paliyan, menegaskan konsistensi serta komitmen aparat dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan.
Ustadz H. Ahmad Munir menguraikan secara mendalam konsep keluarga samawa, bukan sekadar sebagai cita-cita, melainkan perjuangan yang menuntut kesabaran, pengertian, serta komitmen menyeluruh dari setiap anggota keluarga. Materi disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami namun sarat makna, sehingga setiap peserta dapat merenungkan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Lurah Karang Asem Tegaskan Pentingnya Konsistensi Kehadiran
Lurah Sigit Purnomo, Kalurahan Karang Asem, menyampaikan arahan kepada seluruh elemen instansi, khususnya di lingkungan Kalurahan Karang Asem, untuk senantiasa hadir secara konsisten dalam setiap pengajian rutin. Beliau menegaskan bahwa kehadiran bukan sekadar kewajiban formal, melainkan wujud kesungguhan menempatkan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan utama dalam bekerja dan bermasyarakat.
“Kehadiran kita di sini memberikan dampak positif bagi kualitas pelayanan dan keharmonisan antarinstansi di wilayah kita,” ujar Lurah Sigit Purnomo.
Peserta Mengaku Bangga Atas Konsistensi Kegiatan
Wahyudi, salah satu peserta pengajian, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan mendalam atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung secara rutin dan berkelanjutan ini.
“Saya bersyukur dan merasa sangat-sangat bangga adanya kajian di Kalurahan Karang Asem ini,” tegas Bapak Wahyudi.
Ungkapan tersebut mencerminkan dukungan luas dari masyarakat maupun aparat setempat terhadap kegiatan yang telah menjadi tradisi dan kebanggaan bersama.
Silaturahmi & Harmoni Antarinstansi Semakin Erat
Tercapainya putaran ke-106 menunjukkan konsistensi yang luar biasa dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah. Pengajian ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana peningkatan keilmuan keagamaan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarinstansi, menciptakan lingkungan kerja yang harmonis, kondusif, dan penuh kebersamaan.
Semoga kegiatan ini senantiasa terjaga keberlangsungannya, membawa keberkahan, dan mewujudkan harapan bersama untuk terciptanya keluarga serta masyarakat yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.

Redaktur: Mawan







