Momentum petik cabai bersama di Lumbung Mataraman Kalurahan Balong, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, Rabu 14 Januari 2026 (foto Bandung Susanto)
WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Poktan (Kelompok Tani) Millenial Kalurahan Balong telah berhasil membuktikan mengangkat potensi Kalurahan berdaya guna secara mandiri telah sukses panen cabai di Lumbung Mataraman, Kalurahan Balong, Kapanewon Girisubo, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (14/01/2026).
Keberhasilan Poktan Millenial Kalurahan Balong telah menunjukkan gerakan kemandirian pangan. Semangat ini menjadi inspirasi bagi Kalurahan lain di Gunungkidul untuk ikut serta dalam gerakan mandiri pangan.

Untuk diketahui Poktan Millenial Kalurahan Balong merupakan wadah bagi petani muda yang usia 19-39 tahun yang adaptif teknologi, dibentuk untuk memodernisasi pertanian Indonesia, sebagai Ketua Kelompok Saimin.
Cabai sejumlah 6000 batang di tanam di lahan Lumbung Mataraman Kalurahan Balong seluas 8000 Meter, didampingi oleh Sulardi ,S.P sebagai petugas PPL Kalurahan Balong dan lahan yang luas kurang lebih 9 hektar itu dikelola 13 kelompok dan yang dua Kelompok Petani yaitu Kelompok Tani KWT (Kelompok Tani Wanita) dan Kelompok Tani Millenial kusus holtikultura.

Semangat antusias membersamai acara petik cabai dengan dihadiri tamu undangan staf ahli Bupati Wibawanti Wulandari S.P, mewakili Bupati Gunungkidul, Panewu Anom Girisubo Hari Susanto,S.T.,Eng, Kapolsek Girisubo, Danposmil Girisubo, Koordinator BPP Girisubo, Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabopaten Gunungkidul dan Paniradya.
Staf ahli Bupati Gunungkidul, Wibawanti Wulandari S.P, menyampaikan, bahwa teknik menanam cabai yang telah dilakukan sangatlah bagus, hal ini menjadi konsep yang sangat luar biasa menjadi motivasi dan kreatif sebagai menunjang program pemerintah saat ini tentang ketahanan pangan nasional yang baru digalakkan pemerintah saat ini.
Wulandari berpesan, “Jangan sampai lupa nanti konsep ikonya Lumbung mataraman yang roh aslinya terletak pada tanaman dan peternakan, jangan kalah dengan wisata idukasinya,” pesannya.

Di tempat yang sama Hari Susanto, S.T.,Eng, selaku Panewu Anom Kapanewon Girisubo, dalam sambutannya sangat memberikan motivasi beserta supportnya serta mendukung tentang program penanaman cabai yang berlangsung di lahan Lumbung Mataraman Kalurahan Balong.
“Momentum panen cabai di Lumbung Mataraman Balong merupakan hasil kerja keras Poktan Millenial Kalurahan Balong, hasilnya sudah terbukti, hal ini sebagai wujud program pemerintah saat ini tentang ketahanan pangan,” jelasnya.
Acara petik cabai bersama berlangsung dari pukul 10.00 WIB – 13.00 WIB itu dilanjutkan acara koordinasi berlangsung di aula balai Kalurahan dengan pemaparan tentang penanaman cabai dari awal tanam, pemupukan sampai panen.

Di dalam acara koordinasi dan sharing session, Ketua Petani Millenial Saimin, memohon sinergi dari bergai pihak dan kepada Dinas Pertanian Gunungkidul mengharap adanya bantuan alat-alat pertanian modern,
“Bantuan ini nantinya untuk menekan tingginya biaya produksi ketika menggunakan alat manual,” ucapnya.
Acara petik cabai bersama berjalan dengan khidmat, lancar dan sukses dengan diakhiri do’a bersama, acara ramah tamah.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN
