
Salah satu penumpang KAI Daop 6 mengeringkan sepatu yang basah kehujanan (foto Olivia Rianjani)
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Memasuki musim penghujan yang masih berlangsung sepanjang Januari, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mengimbau para calon penumpang kereta api untuk merencanakan perjalanan menuju stasiun dengan lebih baik dan tidak mepet waktu. Imbauan ini disampaikan guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat hujan serta menjaga keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan bahwa curah hujan yang tinggi hampir setiap hari mengguyur wilayah Yogyakarta, Solo, dan sekitarnya, sehingga penumpang perlu memperhitungkan waktu tempuh agar tidak terburu-buru saat akan berangkat.
Karena itu, KAI Daop 6 Yogyakarta kini menghadirkan fasilitas pengering payung di sejumlah stasiun untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan penumpang selama musim hujan.
“Selain untuk memudahkan para pelanggan KA yang menggunakan payung saat menuju stasiun di musim penghujan, fasilitas ini tentunya untuk mendukung keselamatan agar tidak ada air yang masih menetes atau menggenang di lantai stasiun,” ujarnya, Rabu (28/1/2026).
Feni menjelaskan, saat ini fasilitas pengering payung telah tersedia di enam stasiun, yakni Stasiun Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Solo Balapan, Stasiun Purwosari, Stasiun Solo Jebres, dan Stasiun Sragen. Ke depan, fasilitas tersebut akan dihadirkan secara bertahap di stasiun penumpang lainnya.
“Penggunaan fasilitas pengering payung ini cukup mudah dan sederhana. Penumpang cukup memasukkan payung yang basah ke dalam alat pengering dan menggerakkannya, lapisan kain mikrofiber di dalamnya akan menyerap air dari permukaan payung,” jelasnya.
Menurutnya, kehadiran fasilitas pengering payung ini juga bertujuan untuk meminimalisasi risiko kecelakaan akibat lantai stasiun yang licin karena tetesan air dari payung basah.
“Lantai yang licin akibat air yang menetes dari payung basah dapat membahayakan karena bisa membuat penumpang yang melaluinya menjadi terpeleset. Para pelanggan tidak perlu khawatir untuk menggunakan fasilitas pengering payung ini, karena sudah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak akan merusak struktur payung,” terang Feni.
Lanjut Feni mengungkapkan terdapat lapisan mikrofiber pada alat pengering payung mampu menyerap air dalam jumlah banyak, sehingga penumpang tetap merasa nyaman membawa payung ke dalam kereta meski hujan sedang tinggi.
Selain fasilitas pengering payung, kata Feni, khusus di Stasiun Yogyakarta juga tersedia fasilitas pembersih sepatu elektrik yang dapat digunakan secara gratis oleh penumpang. Fasilitas ini memungkinkan penumpang membersihkan sepatu tanpa harus melepasnya.
“Penumpang tidak perlu melepas sepatu, cukup masukkan sepatu yang tengah dipakai ke mesin pembersih. Mesin akan langsung bekerja dengan sikat yang lembut untuk menghilangkan kotoran seperti debu dan lumpur yang menempel,” kata Feni.
Oleh karena itu, ia menegaskan, penyediaan fasilitas pengering payung dan pembersih sepatu elektrik merupakan bagian dari komitmen KAI Daop 6 Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
“Fasilitas mesin pengering payung dan pembersih sepatu elektrik ini merupakan wujud komitmen KAI Daop 6 Yogyakarta untuk terus berinovasi dalam menghadapi setiap tantangan supaya dapat memberikan pelayanan prima kepada para pelanggan,” pungkas Feni.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN







