
WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Jajaran kepolisian dari Polsek Tepus, diperkuat unsur Babinsa Kalurahan Purwodadi, melaksanakan tugas pengamanan dan pendampingan terhadap rangkaian kegiatan adat Ngalangi yang digelar di kawasan Pantai Nglambor, Kalurahan Purwodadi, Kapanewon Tepus, Gunungkidul, Senin (01/06/2026). Kehadiran aparat keamanan ini bertujuan memastikan kelancaran dan kondusivitas pelaksanaan tradisi Ngalangi bersih dusun yang diselenggarakan masyarakat sembilan (9) Padukuhan tilas Winangun Kalurahan Winangun tersebut.
Kegiatan adat tradisi Ngalangi berlangsung mulai pukul 10.00 WIB ini merupakan bagian simulasi kegiatan sedekah laut sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia alam, namun juga dirangkai dengan pertunjukan seni tayub dalam rangkaian tradisi bersih dusun. Pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, S.Pd, didampingi Kanit Sabhara Aipda Suharyanto, Banit Sabhara Aipda Tri Hartanto, Bhabinkamtibmas Kalurahan Purwodadi Aipda Arda Yudha, serta Babinsa setempat Sertu Catur Ari Wibawa.
Dalam keterangannya di lokasi kegiatan, Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, S.Pd mengapresiasi tinggi inisiatif dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga tradisi tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai filosofis dan sosial yang sangat mendalam, jauh melampaui sekadar seremonial belaka.
“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan sarapan atau sedekah laut di Pantai Nglambor ini. Tradisi ini adalah sarana yang efektif untuk menguri-nguri budaya luhur nenek moyang, sekaligus menjadi momen strategis guna mempererat tali silaturahmi antarwarga, memupuk semangat gotong royong, serta melatih kepekaan jiwa sosial masyarakat,” ungkap AKP Suryanto.
Lebih jauh, Kapolsek menekankan bahwa tradisi semacam ini juga merupakan manifestasi nyata dari hubungan harmonis antara manusia dengan manusia, manusia dengan alam, serta hubungan manusia dengan Sang Pencipta. Nilai-nilai inilah yang menjadi modal utama dalam menjaga persatuan dan kedamaian di tengah masyarakat.

Selain bertugas mengamankan jalannya kegiatan adat, Bhabinkamtibmas juga memanfaatkan momen kehadiran warga untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas yang bersifat preventif. Salah satu imbauan utama yang disampaikan adalah agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan ketertutupan lingkungan, khususnya untuk mencegah potensi tindak pidana pencurian hewan ternak yang kerap menjadi perhatian di wilayah pedesaan.
“Kami mengingatkan warga agar saling menjaga dan mengawasi lingkungan sekitar. Kewaspadaan kolektif adalah benteng terkuat kita dalam mencegah kejahatan,” tambah Aipda Arda Yudha selaku Bhabinkamtibmas.
Berakhirnya seluruh rangkaian acara sedekah laut dan pertunjukan seni, pihak kepolisian melaporkan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan tertib tanpa ditemukan kendala maupun gangguan keamanan yang berarti. Sinergitas antara aparat dan masyarakat dalam menjaga kelestarian budaya serta ketertiban umum kembali terjalin dengan harmonis.









