
WARTA-JOGJA.COM, BANTUL, DIY – Di lokasi pucuk bukit kampung jalan Jagan, Rt.13, Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Bantul, beberapa siswa Sekolah Menengah Seni Rupa (SMSR) menggelar karya di ruang pamer studio Sangkarsa, Rabu (21/1/2026) sore.

Dua ruangan dipenuhi karya hasil nyantrik di tempat para seniman (pelukis). Mereka ditempa dengan semangat tinggi, mendapat pelajaran yang barangkali tidak didapatkan di sekolah, bahkan tidak jarang pengalaman para pelukis itu ditularkan sesuai kebutuhan siswa yang belajar kepadanya.
Salah satu pelukis Hiper Realis, Sigit Raharjo dengan senang hati menerima adik kelasnya (mesti jauh beda generasi) untuk di tempati PKL. Hal ini tentunya menjadikan kepuasan tersendiri bagi beliau karena merasa ikut membanntu melahirkan calon seniman /pelukis muda berbakat. Hasna adalah salah satunya, dia alumni sekolah keberbakatan jogja yang sangat antusias untuk memilih mengembangkan bakatnya sekolah di SMSR.

Laura Hafizh Arkana menampilkan karya potret dirinya mengenakan jilbab, begitu juga objek yang sama (potret) ikut dipajang karya Gendhist Rafandalu, Jara dan Valen.
Selain karya potret, banyak juga yang menampilkan alam benda sebagai objek lukisannya tentunya dengan berbagai corak/gaya masing-masing.
Pameran lukisan bertajuk ‘Nadi Akar’ ini adalah karya para siswa yang PKL di tempat pelukis Samuel, Nasirun, Ugi Sugiarto, Budi Ubrux dan Sigit Raharjo, dibuka oleh dosen ISI Deni Junaedi, S,Sn.MA

Hadir sebagai tamu undangan guru SMSR, Catur Setyawan SPd staf waka humas bidang pameran, Drs Riyanto Riswandoko (Antok Abri) Kaprodi seni lukis, Anesia Surya SPd, Waka Kesiswaan, Fuad AN dan para guru pendamping serta orangtua/wali siswa. Hadir juga mantan Kasek smsr bapak Sihono, SPd serta beberapa seniman/pemerhati seni dan alumni SMSR lainnya.
Aisyah Nur Izzati mahasiswa di salah satu sekolah tinggi swasta di jogja yang datang melihat pameran diajak ayahnya merasa senang bahkan menilai,
“Kalau mereka itu (para siswa) layak disebut calon pelukis muda.” katanya.
🌐 Penulis: SuBandi









