
WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Tiga calon Lurah Kalurahan Botodayaan telah resmi ditetapkan sekaligus mengundi nomor urut dan menyampaikan Deklarasi Damai dalam acara yang berlangsung penuh kekeluargaan di Balai Kalurahan Botodayaan, Kapanewon Rongkop, pada Selasa (8/9/2026). Seluruh calon telah berikrar menjaga proses tetap aman, damai, dan kondusif. Pemungutan suara akan dilaksanakan pada Sabtu, 26 September 2026, berbarengan dengan pemilihan lurah serentak se-Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan ini bukan sekadar tahapan administrasi, melainkan momen penyatuan tekad seluruh elemen masyarakat bahwa pemilihan pemimpin bukan ajang perpecahan, melainkan sarana mempererat persaudaraan demi kemajuan Botodayaan.
Tiga nama yang telah ditetapkan sebagai calon Lurah Botodayaan beserta nomor urut hasil pengundian adalah:
– Nomor Urut 1: Sularta – dari Padukuhan Kenteng
– Nomor Urut 2: Mujiyakno – dari Padukuhan Weru
– Nomor Urut 3: Supadi – dari Padukuhan Ngasem
Acara dipimpin oleh Panewu Rongkop, Asih Wulandari, AP., MM., yang menyampaikan agar nomor urut tidak dimaknai sebagai penentu kemenangan.
“Terima dengan hati lapang dan ceria – selaras dengan semangat kita ‘Botodayaan Ceria’. Tidak ada nomor yang istimewa; yang istimewa adalah niat baik kita membangun kalurahan ini,” ujar Asih Wulandari.
Ia menegaskan bahwa deklarasi damai yang dibacakan bukan sekadar formalitas, melainkan ikrar moral dan janji suci di hadapan masyarakat serta Tuhan Yang Maha Esa.
“Siapapun yang terpilih nanti, kedepankan gagasan, visi, dan misi – bukan saling menjatuhkan. Pegang teguh prinsip: menang tidak menyombong, kalah tidak mengamuk,” pesannya.
Kapolsek Rongkop, Sartono, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada panitia sekaligus mengingatkan persiapan hari pemungutan suara harus semakin matang. Kepada para calon ia menekankan pengendalian diri maupun pendukung masing-masing.
“Setiap kompetisi ada yang menang dan ada yang kalah – itu proses. Kendalikan pendukungmu, jangan sampai emosi mereka meluap melebihi dirimu sendiri,” tegas Sartono.

Ketua Panitia Pemilihan Lurah Botodayaan 2026, Agung Priat Margawa, memastikan seluruh tahapan hari ini telah selesai dan disepakati bersama.
“Kami meminta seluruh calon senantiasa menaati kesepakatan dan menjauhi hal-hal yang melanggar aturan. Kepada warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap, kami mengundang untuk hadir menyalurkan hak pilihnya pada Sabtu, 26 September nanti,” ujar Agung.
Kegiatan dihadiri unsur Forkopimcam – Danramil, Kapolsek – Lurah Botodayaan, Ketua Bamuskal, panitia pemilihan, ketiga calon beserta pendukung, serta warga masyarakat. Seluruh proses berjalan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan.









