WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Sebagai solusi nyata mengatasi kelangkaan air bersih di tengah musim kemarau panjang, Polda DIY berkolaborasi dengan Kraton Yogyakarta dan BPBD Provinsi DIY melaksanakan kegiatan Droping Air Water Treatment – mengolah air payau menjadi air siap konsumsi maupun untuk kebutuhan rumah tangga — bagi warga Padukuhan Pudak, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Kegiatan berlangsung pada Senin (7/9/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai, berjala dengan lancar.
Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan, melainkan upaya terpadu memenuhi kebutuhan paling mendasar warga yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih yang layak pakai maupun dikonsumsi. Teknologi pengolahan air menjadi jawaban praktis sekaligus membuktikan bahwa sinergi lintas lembaga mampu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan bencana kekeringan.

Acara dihadiri langsung oleh Kanjeng Pangeran Haryo Yudanegara, Asek Sekda DIY Aria Nugrahadi, jajaran Kepala Dinas dan Instansi Pemerintah DIY, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul, serta unsur pimpinan kepolisian antara lain Kasubdit Tipikor Polda DIY, Wakapolres Gunungkidul, dan Kapolsek Tepus AKP Suryanto, S.Pd. Turut hadir Panewu Tepus beserta perangkat kapanewon, Lurah Tepus dan perangkat kalurahan, BPBD DIY dan Kabupaten Gunungkidul, serta sekitar 100 warga masyarakat setempat.
Pengamanan dan pendampingan kegiatan dilaksanakan dipimpin Kanit Binmas bersama Bhabinkamtibmas Kalurahan Tepus dan personil Polsek Tepus.
Kapolsek Tepus, AKP Suryanto, S.Pd., menyampaikan bahwa bantuan ini sangat berarti bagi warga yang selama ini kesulitan memperoleh air bersih untuk minum maupun kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

“Kegiatan droping water treatment ini benar-benar membantu warga masyarakat yang saat ini kekurangan air bersih, baik untuk konsumsi maupun kebutuhan rumah tangga. Warga tampak antusias dan mengucapkan terima kasih atas segala bantuan yang diberikan,” ungkap Kapolsek Tepus.
Kehadiran para pejabat tinggi dan tokoh masyarakat turut memperkuat pesan bahwa penanganan krisis air bersih menjadi perhatian bersama. Warga menyambut gembira karena air yang diterima telah melalui proses pengolahan sehingga aman digunakan maupun dikonsumsi sehari-hari. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, tertib, dan penuh rasa syukur.


