WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Menghadapi dampak ganda musim kemarau panjang berupa ancaman kebakaran hutan dan lahan serta krisis ketersediaan air bersih, Polres Gunungkidul memobilisasi kendaraan taktis Armoured Water Canon (AWC) tidak hanya untuk siaga penanggulangan bencana kebakaran, melainkan dialihkan fungsinya menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah rawan kekeringan. Langkah nyata ini dilaksanakan di Padukuhan Kemesu, Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop, pada Kamis (30/7/2026).
Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan dan diisikan ke tangki penampungan warga setempat. Kedatangan armada ini disambut penuh haru oleh Dukuh Kemesu Sugiyata, tokoh masyarakat, serta puluhan warga yang telah kesulitan memenuhi kebutuhan dasar air bersih. Penyaluran ini disaksikan langsung oleh Kompol Sartono (Kapolsek Rongkop) didampingi Ipda Widodo (KBO Samapta).
“Sebagai bentuk antisipasi dalam mengatasi bencana di musim kemarau ini, unit kendaraan taktis tersebut dikerahkan untuk membantu masyarakat. Kehadiran air bersih ini adalah bentuk respon cepat kepolisian atas dampak kekurangan air yang dirasakan warga akibat kemarau,” ujar pernyataan Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, disampaikan melalui Kapolsek Rongkop.
Kebijakan cepat ini merupakan bagian dari arahan Kapolres Gunungkidul agar seluruh jajaran Polsek meningkatkan kewaspadaan dini terhadap bahaya karhutla sekaligus tanggap terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. Langkah ini dinilai efektif meringankan beban fisik maupun kecemasan sosial warga di tengah himpitan musim kemarau.
Melalui tindakan ini, Polres Gunungkidul menegaskan kehadiran kepolisian tidak hanya berfokus pada penegakan hukum dan keamanan, melainkan hadir memberikan solusi nyata dan kesejukan bagi masyarakat di saat kondisi paling sulit.
🌐 Sumber (Humas Polres Gunungkidul)


