
YOGYAKARTA || WARTA-JOGJA.COM – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta secara resmi menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung selama dua hari, yaitu Rabu hingga Kamis, 26–27 Agustus 2026, dimulai pukul 07.30 WIB, bertempat di Halaman Mapolda DIY. Selain di kantor pusat, kegiatan ini juga dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polres dan Polresta lingkungan Polda DIY guna memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan ini ditujukan untuk memudahkan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran, didukung subsidi yang berkisar antara Rp2.000 hingga Rp13.000 per komoditas. Polda DIY menyiapkan stok besar antara lain 6.000 kg beras premium (1.200 kemasan 5 kg), 2.000 kg beras SPHP (400 kemasan 5 kg), serta 2.000 kg gula pasir, 2.000 liter minyak goreng, 1.000 kg tepung terigu, 500 kg bawang merah, 500 kg bawang putih, 1.200 kg telur, dan mie instan goreng serta kuah masing-masing 1.600 bungkus.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polda DIY dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Polda DIY berupaya memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasaran. Kegiatan ini juga dilaksanakan di Polres/Polresta jajaran Polda DIY agar manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.” ujar Kombes Pol Ihsan saat ditemui di lokasi kegiatan, Rabu (26/8/2026).
Selain penjualan pangan bersubsidi, Polda DIY bersama Bhayangkari juga menyiapkan area UMKM untuk mendorong dan memfasilitasi pelaku usaha mikro kecil dan menengah di wilayah tersebut. Secara keseluruhan, kegiatan ini menegaskan komitmen Polda DIY dalam menjaga ketersediaan pangan yang terjangkau sekaligus mempererat sinergi antara institusi kepolisian dan masyarakat.








