
KULON PROGO, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih melakukan pendampingan terhadap Pertemuan Kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kategori lansia di wilayah RT 024 Cumetuk, Kalurahan Kedungsari, Kapanewon Pengasih, pada Senin (24/08/2026). Kegiatan yang digelar di kediaman Ibu Wagirah ini memadukan pembinaan kesehatan dan pencerahan spiritual melalui sinergi program Pusaka Sakinah dan Sikap Baik, guna mengoptimalkan kesejahteraan fisik sekaligus kejiwaan para lansia penerima bantuan sosial.
Pendamping PKH, Eny Puri Rahayu, dalam arahannya menegaskan kewajiban bagi KPM kategori lansia untuk secara rutin mengikuti kegiatan Posyandu Lansia sebagai bagian dari pemenuhan komitmen verifikasi layanan kesehatan.
“Penerima bantuan PKH kategori lansia wajib dan harus aktif mengikuti kegiatan posyandu lansia secara rutin. Kehadiran ini merupakan bagian dari komitmen verifikasi komitmen layanan kesehatan yang menjadi syarat agar bantuan sosial dapat terus disalurkan secara lancar,” tegas Eny.
Melengkapi imbauan tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih, Mukhyidin, S.Kom., menyampaikan tausiyah yang mengajak para lansia untuk senantiasa mensyukuri nikmat hidup, khususnya kesehatan dan waktu luang, dengan merujuk pada sabda Rasulullah SAW.

“Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, Nabi SAW bersabda: ‘Ada dua kenikmatan yang kebanyakan manusia tertipu (lalai) padanya, yaitu kesehatan dan waktu luang’ (HR. Al-Bukhari). Kehadiran di posyandu dan pengajian ini adalah wujud nyata kita memanfaatkan nikmat sehat dan waktu luang dengan hal-hal yang bermanfaat bagi dunia dan akhirat,” tutur Mukhyidin.
Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I., M.S.I., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pendampingan terpadu ini. Ia menekankan bahwa penguatan spiritual yang beriringan dengan program kesejahteraan sosial akan memberikan dampak menyeluruh bagi kualitas hidup para lansia.
“Program Pusaka Sakinah dan Sikap Baik ini senantiasa hadir untuk memberikan penguatan spiritual yang beriringan dengan program kesosialan masyarakat. Melalui pendampingan ini, kami berharap para lansia tidak hanya terjaga kesehatannya secara fisik melalui posyandu, tetapi juga memiliki ketenangan jiwa dan semangat beribadah di masa tuanya,” ungkap Rangga.
Kegiatan pembinaan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan ditutup dengan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk lebih rajin menghadiri Posyandu Lansia serta majelis ilmu di lingkungan sekitar.
Penulis
Redaktur: Mawan








