
WARTA-JOGJA.COM || KLATEN, JATENG – Sebanyak 20 atlet pelajar penyandang disabilitas dari Kabupaten Klaten resmi dilepas untuk mengikuti ajang Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (Peparpeda) Jawa Tengah Tahun 2026. Kompetisi yang digelar di Kota Surakarta dan Kabupaten Karanganyar ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (21/8/2026) hingga Minggu (23/8/2026).
Prosesi Pelepasan Kontingen
Acara pelepasan dilaksanakan di Ruang B2 Gedung Kantor Bupati Klaten pada Jumat (21/8/2026), diserahkan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten, Purwanto, mewakili Bupati Klaten. Kontingen yang dibawa National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Klaten berjumlah 35 personel, terdiri dari 20 atlet, 5 pelatih, dan 10 orang petugas pendamping.
Para atlet Klaten akan berlaga di tiga cabang olahraga, yaitu atletik, tenis meja, dan renang. Secara keseluruhan, Peparpeda Jateng 2026 mempertandingkan empat cabang olahraga: atletik, renang, tenis meja, serta bulu tangkis.
Penilaian dan Harapan Ketua NPCI Klaten
Ketua NPCI Kabupaten Klaten, Sri Mulyo, menjelaskan bahwa seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi terbaik dari penjaringan yang telah dilaksanakan di tingkat kabupaten sebelumnya.
“Atlet-atlet ini adalah hasil seleksi terbaik dari Klaten. Kami berharap mereka bisa tampil maksimal dan membawa nama baik Kabupaten Klaten,” ujar Sri Mulyo.
Ia menambahkan, pada ajang Peparpeda tahun 2025, kontingen Klaten berhasil menempati peringkat ke-4 dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Dukungan penuh dari berbagai pemangku kepentingan saat ini menjadi modal kuat untuk meraih capaian yang lebih baik.
“Apalagi saat ini ada dukungan moral dan spiritual yang kuat dari stakeholder yang ada di Kabupaten Klaten. Kami bertekad akan berjuang meraih prestasi yang maksimal,” ungkapnya.
Dukungan Pemerintah Daerah
Sementara itu, Plt. Kepala Disbudporapar Klaten, Purwanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian yang telah diraih para atlet. Pemerintah daerah turut menaruh harapan besar agar prestasi tahun lalu dapat ditingkatkan.
“Kalau tahun kemarin kita ada di peringkat 4 untuk Jawa Tengah, tahun ini kita berharap ada peningkatan peringkat. Syukur-syukur naik di peringkat 1,” ucap Purwanto.
Ia juga berpesan agar seluruh atlet senantiasa menjaga kesehatan, menjunjung tinggi sportivitas, serta tampil dengan semangat terbaik untuk menunjukkan kemampuan yang dimiliki.
Makna dan Tujuan Ajang
Pelepasan kontingen ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Klaten dalam mendukung pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas. Ajang Peparpeda Jateng memiliki peran strategis sebagai sarana penjaringan bibit unggul atlet paralimpiade yang nantinya akan diproyeksikan untuk mengikuti kompetisi di tingkat nasional hingga internasional. Dengan semangat pantang menyerah, diharapkan para atlet pelajar Klaten mampu mengharumkan nama daerah di kancah provinsi.
Penulis
Redaktur: Mawan








