
Ustadz Supriyadi (foto Jumiyo Sabtu 22 Agustus 2026)
WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Jamaah Masjid Al-Ikhlas Trowono A dan Masjid Al-Hidayah Trowono B, Kalurahan Karang Asem, Kapanewon Paliyan, melaksanakan kegiatan rutin bulanan pada hari Sabtu Legi, berupa kajian pasca Sholat Subuh atau yang dikenal sebagai Kajian Suruq hingga menjelang waktu Dhuha. Kegiatan kali ini berlangsung Sabtu (22/8/2026) bertepatan dengan tanggal 9 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Penceramah dari Korps Mubaligh Muhammadiyah Kabupaten Gunungkidul, Ustadz Supriadi, menyampaikan materi mengenai urgensi memakmurkan masjid beserta solusi praktis untuk senantiasa istiqomah dalam merawat dan menghidupkan rumah ibadah di tengah tantangan zaman modern.
Dengan penyampaian yang lugas, mendalam, dan penuh makna, Ustadz Supriyadi menegaskan pentingnya sikap arif dalam menyikapi perkembangan era digital agar tetap mampu merangkul seluruh elemen masyarakat.
“Mari berlomba-lomba dalam hal kebajikan membangun masjid secara spiritual dengan Sang Pencipta, lebih tekun beribadah sholat lima waktu secara berjamaah, meningkatkan kesadaran diri untuk merawat masjid mengingat banyak sekarang tempat ibadah muslim yang sepi dari jamaah, dan tentunya terus melaksanakan kajian bersama jamaah,” tegas Ustadz Supriyadi.
Tujuan dan Keutamaan Kegiatan
Kegiatan kajian pasca Subuh ini diselenggarakan sebagai upaya memberikan asupan siraman rohani yang berkelanjutan bagi warga, khususnya lingkungan Padukuhan Trowono A dan Trowono B.
Ustadz Supriyadi juga mengingatkan akan besarnya keutamaan menuntut ilmu dan berkumpul dalam kebaikan sejak usai Sholat Subuh hingga waktu Dhuha tiba, yang disetarakan dengan pahala ibadah Haji dan Umrah yang sempurna. Sebagai ketua takmir Sudiharjono.

Redaktur: Mawan








