WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Peduli Umat bersama sejumlah elemen masyarakat menyalurkan 7 tangki air bersih kepada warga di tiga wilayah Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (4/10/2026). Aksi sosial tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau panjang.
Kegiatan dropping air bersih menyasar Dusun Jetis RT 03/05, Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari sebanyak dua tangki; Dusun Karangpoh RT 06, Kalurahan Katongan, Kapanewon Nglipar sebanyak dua tangki; serta Dusun Mengger RT 02, Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar sebanyak tiga tangki.
Aksi kemanusiaan tersebut digelar Peduli Umat, sebuah wadah amal sosial kemanusiaan yang beralamat di Wiyoko Utara RT 31 RW 08, Plembutan, Playen, Gunungkidul. Dalam pelaksanaannya, Peduli Umat menggandeng sejumlah elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu warga yang menghadapi kesulitan air bersih di tengah kondisi kemarau.
Putu Seno menyampaikan, bantuan air bersih tersebut diberikan karena kebutuhan masyarakat terhadap air untuk keperluan sehari-hari semakin besar. Tidak hanya rumah tangga, sejumlah masjid dan mushola juga menghadapi persoalan serupa.
“Mengingat banyaknya warga yang membutuhkan bantuan air bersih untuk keperluan sehari-hari, selain itu masjid dan musholla pun mengalami hal yang sama, sehingga jamaah pada kesulitan dalam berwudhu setiap kali mau menjalankan ibadah sholat,” ujar Putu Seno.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Peduli Umat untuk menggandeng berbagai elemen masyarakat dalam membantu mengatasi persoalan kekeringan di sejumlah wilayah Gunungkidul.
Musim kemarau panjang pada 2026 membuat persoalan ketersediaan air bersih menjadi perhatian masyarakat. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan rumah tangga, tetapi juga aktivitas masyarakat dalam menjalankan kegiatan sosial dan keagamaan.
Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Peduli Umat bersama para mitra berupaya hadir secara langsung di tengah masyarakat dengan menyalurkan kebutuhan dasar berupa air bersih. Bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban warga yang harus menghadapi keterbatasan sumber air selama musim kemarau.
Bakti sosial tersebut terlaksana berkat kerja sama Peduli Umat dengan keluarga besar:
1. PRNU Ranting Plembutan
2. Muslimat NU Ranting Plembutan
3. Banser Satkorkel Plembutan
4. MT Al Maratus Sholihah
Putu Seno menjelaskan, sinergi berbagai elemen masyarakat tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu saudara-saudara yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
“Harapan kami giat amal ini semoga bisa membantu meringankan saudara-saudara kita yang sedang mengalami kesulitan air bersih sebagai wujud kepedulian kepada sesama, dan menjadi berkah manfaat dunia akhirat,” kata Putu Seno.
Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya gotong royong masyarakat dalam menghadapi persoalan sosial yang muncul akibat kondisi kekeringan. Kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, kelompok keagamaan, dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat sehingga bantuan dapat menjangkau warga yang membutuhkan.
Bagi masyarakat yang terdampak kekurangan air bersih, distribusi air bukan sekadar bantuan sementara, tetapi menjadi kebutuhan penting untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Karena itu, kepedulian dan keterlibatan berbagai elemen masyarakat diharapkan dapat membantu mengurangi beban warga selama musim kemarau.

Redaktur: Mawan

