Pemenang kostum tematik 80an terbaik bersama Dirut bank Boyolali dan Bupati Boyolali
BOYOLALI, JATENG, WARTA-JOGJA.COM – PT BPR Bank Boyolali (Perseroda) memperkuat perannya sebagai penggerak ekonomi daerah melalui peluncuran Tabungan Umroh, dukungan kredit berbunga rendah bagi petani, serta pemberian apresiasi kepada nasabah melalui Pengundian Tabungan SIMASBOY 2026. Dalam agenda yang digelar di Kantor Pusat Bank Boyolali, Rabu (14/10/2026), satu unit mobil listrik BYD Atto 1 senilai Rp198 juta menjadi hadiah utama dari total 26 hadiah senilai Rp344,5 juta.
Hadiah utama tersebut dimenangkan Rohmat, nasabah Bank Boyolali dari Kantor Kas Andong. Pengundian berlangsung menggunakan mesin putar bola dan disaksikan notaris, nasabah, serta Dinas Sosial.
Namun, di balik kemeriahan undian tahunan tersebut, Bank Boyolali membawa pesan yang lebih luas: memperkuat kepercayaan masyarakat, menghadirkan layanan keuangan yang sesuai kebutuhan, dan memperluas dukungan pembiayaan bagi sektor produktif yang menjadi penopang perekonomian Kabupaten Boyolali.
Momentum ini sekaligus menjadi panggung bagi Bank Boyolali untuk menunjukkan arah pengembangan bisnisnya, mulai dari membantu masyarakat merencanakan ibadah umroh hingga membuka akses permodalan bagi petani dan pelaku usaha.
Direktur Utama PT BPR Bank Boyolali (Perseroda), Adjar Agung Wijaya, menyampaikan bahwa kepercayaan nasabah menjadi modal penting bagi keberlangsungan dan pengembangan bank daerah. Karena itu, inovasi produk dan peningkatan kualitas pelayanan terus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Bank Boyolali hadir untuk melayani dengan sepenuh hati. Peluncuran Tabungan Umroh merupakan salah satu bentuk inovasi produk untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya nasabah yang ingin merencanakan ibadah ke Tanah Suci secara terencana,” ujarnya.
Tabungan Umroh dirancang untuk membantu masyarakat menyiapkan biaya perjalanan ibadah melalui kebiasaan menabung secara terarah. Dengan perencanaan keuangan yang lebih baik, masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan kebutuhan ibadah tanpa mengabaikan pengelolaan keuangan rumah tangga.
Kehadiran produk ini juga menjadi langkah Bank Boyolali dalam memperluas pilihan layanan, sehingga kedekatan bank dengan nasabah tidak hanya dibangun melalui transaksi, tetapi juga melalui solusi keuangan yang relevan dengan kebutuhan kehidupan masyarakat
Di sektor pembiayaan, Bank Boyolali menegaskan dukungannya terhadap petani melalui akses kredit berbunga rendah. Langkah ini penting mengingat sektor pertanian membutuhkan dukungan permodalan untuk memenuhi kebutuhan produksi, menjaga keberlangsungan usaha, dan meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian.
Akses pembiayaan yang tepat diharapkan membantu petani memenuhi kebutuhan modal usaha, mulai dari pengadaan sarana produksi hingga pengembangan kegiatan pertanian sesuai kebutuhan dan kelayakan usaha.
Dukungan tersebut sekaligus mempertegas fungsi bank daerah sebagai lembaga intermediasi yang tidak hanya menghimpun dana masyarakat, tetapi juga menyalurkannya kembali untuk mendukung aktivitas ekonomi produktif.
Selain pembiayaan bagi sektor pertanian, Bank Boyolali juga menyediakan berbagai layanan kredit, di antaranya kredit umum, kredit multiguna, dan kredit pegawai, sesuai ketentuan serta persyaratan yang berlaku.
Ke depan, perluasan akses pembiayaan yang sehat dan bertanggung jawab diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang bagi petani, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk mengembangkan usaha serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Bupati Boyolali, Agus Irawan, mengapresiasi peran Bank Boyolali dalam mendukung pembangunan daerah dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Menurutnya, keberadaan bank daerah memiliki posisi strategis dalam memperluas akses layanan keuangan, mendukung sektor produktif, serta memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Bank Boyolali bukan hanya lembaga keuangan, tetapi juga mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan. Kehadiran produk SIMASBOY dan Tabungan Umroh, serta dukungan kredit berbunga rendah bagi petani, menunjukkan komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Boyolali,” ungkapnya.
Bupati berharap Bank Boyolali terus mengembangkan inovasi layanan, memperkuat literasi keuangan, serta meningkatkan dukungan terhadap UMKM dan sektor pertanian sebagai bagian penting dari perekonomian daerah.
Sinergi pemerintah daerah dan lembaga perbankan dinilai penting agar akses layanan keuangan semakin luas dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Boyolali.
Pengundian Tabungan SIMASBOY 2026 menjadi salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 26 hadiah dengan total nilai Rp344,5 juta disediakan bagi nasabah, dengan hadiah utama berupa satu unit mobil listrik BYD Atto 1 senilai Rp198 juta.
Rohmat, nasabah dari Kantor Kas Andong, keluar sebagai pemenang hadiah utama. Pengundian dilaksanakan menggunakan mesin putar bola dan disaksikan notaris, nasabah, serta Dinas Sosial.
Direktur Utama Bank Boyolali Adjar Agung Widjaya S, Sos menyampaikan ucapan selamat kepada para pemenang yang telah melalui proses verifikasi. Program tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kepercayaan nasabah sekaligus upaya mendorong minat masyarakat untuk membangun kebiasaan menabung.
Bagi Bank Boyolali, kepercayaan nasabah merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis. Karena itu, program apresiasi seperti SIMASBOY diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan mutu pelayanan, penguatan tata kelola, dan pengembangan produk yang semakin kompetitif
Berbeda dari seremoni perbankan yang cenderung formal, Pengundian SIMASBOY 2026 dikemas dengan nuansa era 1980-an. Lagu-lagu lawas yang dibawakan Bank Boyolali Band menghadirkan suasana nostalgia, hangat, dan menghibur bagi para tamu undangan.
Konsep tersebut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan yang memadukan peluncuran produk, apresiasi nasabah, dan penguatan hubungan kelembagaan.
Pendekatan kreatif ini juga menjadi cara untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dengan masyarakat. Meski demikian, nilai utama kegiatan tetap terletak pada kualitas layanan, kepercayaan publik, serta manfaat nyata yang dapat diberikan bank bagi perekonomian daerah.
Acara tersebut turut dihadiri Bupati Boyolali, Sekretaris Daerah Kabupaten Boyolali, Komisaris Independen, Kepala Cabang Bank Jateng, Direktur Utama Aneka Karya Boyolali, jajaran komisaris dan direksi Bank Boyolali, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Boyolali, nasabah, serta pegawai kantor kas Bank Boyolali.
Peluncuran Tabungan Umroh, program undian SIMASBOY, dan dukungan pembiayaan bagi petani memperlihatkan tiga arah layanan Bank Boyolali: membantu masyarakat merencanakan kebutuhan keuangan, menjaga kepercayaan nasabah, serta mendukung kegiatan ekonomi produktif.
Tantangan berikutnya adalah memastikan inovasi tersebut diikuti dengan perluasan akses layanan, kemudahan proses yang tetap prudent, transparansi informasi produk, serta penyaluran kredit yang sesuai kebutuhan dan kemampuan bayar masyarakat.
Dengan semangat “Melayani dengan Sepenuh Hati”, PT BPR Bank Boyolali (Perseroda) diharapkan terus memperkuat posisinya sebagai bank daerah yang tumbuh bersama masyarakat.
Pada akhirnya, keberhasilan bank daerah tidak hanya diukur dari banyaknya produk yang diluncurkan atau besarnya hadiah yang dibagikan, tetapi juga dari kemampuannya menjaga kepercayaan publik, mendukung usaha masyarakat, dan menghadirkan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi Kabupaten Boyolali.
Penulis
Redaktur: Mawan

