BOYOLALI, JATENG, WARTA-JOGJA.COM – Pemerintah Kabupaten Boyolali terus mendorong pengembangan pertanian modern sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Salah satunya melalui Panen Perdana Melon Greenhouse Giriroto yang digelar di lahan greenhouse melon, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Bank Boyolali, Pemerintah Desa Giriroto, dan CV Estu Saejaya. Selain panen perdana, kegiatan juga dirangkaikan dengan Open Farm atau wisata petik buah melon serta penyerahan bantuan pertanian bersama Bupati Boyolali.
Bupati Boyolali Agus Irawan melakukan panen melon secara simbolis. Kehadiran pemerintah daerah dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengembangan sektor pertanian, khususnya penerapan teknologi greenhouse yang dinilai memiliki potensi untuk meningkatkan produktivitas dan nilai ekonomi komoditas hortikultura.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali Suyanta, SP., MM. dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa kegiatan panen perdana tersebut merupakan tindak lanjut dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Boyolali dalam meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani.
Dorong Pertanian Bernilai Ekonomi
Pengembangan melon melalui sistem greenhouse menjadi salah satu bentuk inovasi dalam budidaya hortikultura. Sistem tersebut memungkinkan pengelolaan tanaman dilakukan secara lebih terkontrol, mulai dari lingkungan tumbuh, pemeliharaan hingga proses produksi.
Keberadaan Open Farm Wisata Petik Buah Melon juga membuka peluang agar sektor pertanian tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi dapat dikembangkan menjadi bagian dari agrowisata dan ekonomi kreatif berbasis desa.
Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memperoleh manfaat dari hasil produksi melon, tetapi juga berpotensi mendapatkan tambahan nilai ekonomi melalui aktivitas wisata, pemasaran produk pertanian, edukasi, serta keterlibatan pelaku UMKM.
Libatkan Petani dan Berbagai Pemangku Kepentingan
Kegiatan tersebut turut melibatkan berbagai unsur, antara lain Pemerintah Kabupaten Boyolali, Bank Boyolali, pemerintah desa, kelompok tani, penyuluh pertanian, asosiasi petani melon, pelaku usaha, perguruan tinggi, serta sejumlah kepala desa di wilayah Kabupaten Boyolali.
Dalam rangkaian acara, selain panen melon secara simbolis, agenda dilanjutkan dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Camat Ngemplak, , penyerahan bantuan pertanian oleh Bupati Boyolali, serta sambutan Bupati Boyolali.
Keterlibatan berbagai pihak tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem pertanian dari sisi produksi, pembiayaan, pendampingan, pemasaran hingga pengembangan usaha pertanian.
Menuju Pertanian Modern dan Berkelanjutan
Panen perdana melon greenhouse Giriroto diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengembangkan model pertanian yang mampu memberikan nilai tambah bagi petani.
Pengembangan greenhouse, wisata petik melon, akses pembiayaan, pendampingan teknologi dan kepastian pasar dapat menjadi bagian penting dalam membangun model pertanian modern di Kabupaten Boyolali.
Ke depan, keberhasilan pengembangan melon di Giriroto diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain untuk mengembangkan komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi sekaligus mendorong lahirnya petani muda yang lebih inovatif, produktif dan berorientasi pada pasar.
.
Penulis
Redaktur: Mawan

