
WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Sebanyak 230 unit becak listrik bekas tiba di Kabupaten Gunungkidul, Senin (2/11/2026), untuk mendukung mobilitas masyarakat, membuka peluang peningkatan pendapatan, serta memperkuat pelayanan transportasi di sektor pariwisata. Sebelum diserahkan kepada masyarakat penerima manfaat, seluruh unit menjalani pemeriksaan kondisi fisik dan kelengkapan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, bersama Kapolres Gunungkidul, AKBP Rosana Albertina Labobar, S.I.K., M.Si., meninjau langsung ratusan kendaraan tersebut. Peninjauan dilakukan untuk memastikan setiap unit berada dalam kondisi baik, tidak mengalami kerusakan, serta memiliki kelengkapan yang diperlukan sebelum digunakan oleh masyarakat.
Pemeriksaan tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan bantuan becak listrik dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para penerima manfaat. Pemerintah daerah ingin memastikan kendaraan yang disalurkan memenuhi kondisi dan kelengkapan sesuai kebutuhan operasional.
“Sebanyak 230 becak listrik sudah sampai di Gunungkidul. Kami melihat langsung kondisinya bersama Ibu Kapolres Gunungkidul, apakah ada yang rusak dan bagaimana kelengkapannya, sebelum nanti secara resmi diserahkan kepada penerima manfaat,” ungkap Bupati Endah.
Kedatangan 230 unit becak listrik ini diharapkan menjadi langkah positif dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata di Kabupaten Gunungkidul.
Saat ini, ratusan becak listrik tersebut masih menjalani proses pemeriksaan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Gunungkidul. Pengecekan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kondisi fisik dan kelengkapan setiap kendaraan sebelum proses penyerahan resmi kepada para penerima manfaat.
Bupati Endah berharap bantuan becak listrik tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam menunjang mobilitas, membuka peluang ekonomi, serta mendukung aktivitas pariwisata.
“Semoga nantinya bisa bermanfaat, baik untuk transportasi maupun sebagai sarana untuk meningkatkan daya dukung pariwisata,” tambahnya.
Keberadaan becak listrik diharapkan mampu menjadi alternatif transportasi yang mendukung aktivitas masyarakat sekaligus memberikan nilai tambah bagi pelayanan wisata di Kabupaten Gunungkidul. Kendaraan tersebut juga berpotensi menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya bagi penerima manfaat yang bergerak dalam bidang jasa transportasi.
Selain membantu mobilitas, pemanfaatan becak listrik diharapkan dapat membuka kesempatan usaha dan meningkatkan produktivitas masyarakat. Dalam jangka panjang, bantuan ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berharap seluruh penerima manfaat dapat menjaga dan mengoptimalkan penggunaan kendaraan tersebut sesuai peruntukannya. Dengan demikian, bantuan 230 unit becak listrik ini tidak hanya menjadi sarana transportasi alternatif, tetapi juga dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial secara berkelanjutan.
Sebelum diserahkan secara resmi, seluruh unit becak listrik akan menjalani pemeriksaan guna memastikan kondisi dan kelengkapannya sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.


