Pramuka Siaga SDN Trowono 1 mengikuti Persari 2026 di Giring, Paliyan, Gunungkidul. Kegiatan ini melatih kemandirian, disiplin, kreativitas, dan kerja sama siswa. (foto Jumiyo)
WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Sebanyak 12 siswa Pramuka Siaga SD Negeri (SDN) Trowono 1 mengikuti kegiatan Perkemahan Satu Hari (Persari) yang diselenggarakan oleh Kwartir Cabang (Kwarcab) dan Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (7/11/2026). Kegiatan yang dipusatkan di kawasan Giring, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tersebut menjadi sarana pembinaan karakter peserta didik melalui kegiatan edukatif, rekreatif, dan aktivitas kepramukaan di luar lingkungan sekolah.
Keikutsertaan SDN Trowono 1 dalam kegiatan bertema “Siaga Ceria, Aktif, Berprestasi” ini didampingi oleh Ibu Ani, Ibu Uma, serta beberapa wali kelas. Rombongan sekolah tersebut terdiri atas dua kelompok atau barung, yakni Barung Biru yang beranggotakan enam siswi dan Barung Merah dengan enam siswa.
Kegiatan Persari dirancang sebagai wahana pendidikan kepramukaan yang mengedepankan metode belajar sambil bermain. Melalui berbagai aktivitas yang dikemas secara menarik, anggota Pramuka Siaga diharapkan mampu mengembangkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian sosial, serta kemampuan bekerja sama sejak usia dini.
Ibu Ani, selaku wali kelas yang mendampingi rombongan SDN Trowono 1, menjelaskan bahwa kegiatan Persari memiliki tujuan penting dalam membentuk kepribadian dan karakter positif peserta didik.
Menurutnya, salah satu sasaran utama kegiatan tersebut adalah menumbuhkan sikap mandiri pada anak. Peserta didik dilatih untuk mengelola kebutuhan pribadi, mengikuti jadwal kegiatan, serta melaksanakan berbagai tanggung jawab tanpa selalu bergantung pada bantuan orang tua.
Kedisiplinan juga menjadi nilai mendasar yang ditanamkan selama kegiatan berlangsung. Anak-anak dibiasakan untuk menaati aturan, menghargai waktu, dan mengikuti setiap tahapan kegiatan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain melatih kemandirian, Persari menjadi media pendidikan karakter melalui pengalaman langsung. Berbagai aktivitas kebersamaan memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar menghargai orang lain, membangun sikap saling membantu, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Nilai-nilai moral dan sosial tersebut ditanamkan melalui interaksi antarpeserta maupun kegiatan kelompok. Dengan demikian, pendidikan kepramukaan tidak hanya berorientasi pada keterampilan, tetapi juga membangun kepribadian yang berakhlak baik dan memiliki kepekaan sosial.
Dalam kegiatan kepramukaan, peserta dibagi ke dalam kelompok kecil yang disebut barung. SDN Trowono 1 mengikutsertakan Barung Biru yang terdiri atas enam siswi dan Barung Merah dengan enam siswa.
Pembagian kelompok tersebut memberikan kesempatan kepada setiap peserta untuk belajar membangun kekompakan, berkomunikasi, dan bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai tantangan di setiap pos kegiatan.

Melalui pengalaman tersebut, anak-anak dilatih untuk saling mendukung, menghargai pendapat teman, mengendalikan ego pribadi, serta mengutamakan kepentingan kelompok. Nilai kebersamaan inilah yang menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter anggota Pramuka Siaga.
Persari tidak hanya menjadi kegiatan kepramukaan di alam terbuka, tetapi juga menyediakan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas dan menggali potensi diri.
Berbagai kegiatan, seperti hasta karya, lomba ketangkasan, pawai karnaval, hingga bazar, menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengekspresikan kemampuan dan menunjukkan hasil kreativitas mereka.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didik memperoleh pengalaman baru dalam berkompetisi secara sehat, meningkatkan keberanian tampil di hadapan orang lain, serta mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi dengan peserta dari sekolah lain.
Suasana kegiatan di kawasan Giring berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan. Para siswa SDN Trowono 1 tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang dipandu oleh pembina Pramuka di lokasi kegiatan.
Pawai karnaval dan bazar menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta. Selain memberikan kesempatan untuk menampilkan kreativitas, kegiatan tersebut juga melatih keberanian, kemampuan berkomunikasi, dan interaksi sosial antarpeserta.
Untuk memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan nyaman, para siswa mendapatkan pendampingan langsung dari Ibu Ani, Ibu Uma, serta beberapa wali kelas lainnya. Para pendamping senantiasa mengawasi, membimbing, dan memastikan peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
Keikutsertaan Pramuka Siaga SDN Trowono 1 dalam Persari di Giring, Paliyan, menjadi bagian dari upaya memperkaya pengalaman belajar peserta didik melalui pendidikan kepramukaan.
Kegiatan ini mempertemukan proses pembelajaran di sekolah dengan pengalaman nyata di luar kelas. Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan nilai-nilai kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, kerja sama, dan keberanian.
Melalui kegiatan bertema “Siaga Ceria, Aktif, Berprestasi”, diharapkan semangat kepramukaan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para siswa SDN Trowono 1.
Pengalaman mengikuti Persari diharapkan pula mampu membentuk generasi muda yang berkarakter, kreatif, mandiri, serta memiliki semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Redaktur: Mawan

