BANTUL, DIY, WARTA-JOGJA.COM – KUA Sewon dan Daarut Tauhiid (DT) Peduli mematangkan persiapan pelatihan business plan bagi 10 penerima manfaat Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU), Rabu (7/10/2026). Pelatihan dijadwalkan 21 Oktober 2026 untuk memperkuat kapasitas penerima manfaat dalam mengelola dan mengembangkan usaha.
Rapat koordinasi dipandu Penyuluh Agama Islam KUA Sewon sekaligus PIC PEU, Rustam Nawawi. Dalam koordinasi tersebut, Rustam memastikan kesiapan materi, pola *coaching*, dan pendampingan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing usaha. Langkah ini menindaklanjuti asesmen dan finalisasi penerima manfaat.
Kepala KUA Sewon, H. Armen Siregar, menekankan pemberdayaan tidak cukup berhenti pada dukungan usaha. Penerima manfaat perlu diperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM), mulai dari membaca peluang, mengelola usaha, hingga menyusun strategi pengembangan yang realistis untuk memperkuat ekonomi keluarga.
Pendamping DT Peduli, Novi, mengatakan pelatihan disiapkan untuk memperkuat kapasitas penerima manfaat. “Kami bersama KUA Sewon mematangkan kesiapan pelatihan business plan atau coaching yang insyaallah dilaksanakan pada 21 Oktober 2026,” ujarnya.
Sepuluh penerima manfaat tersebut menjalankan usaha di bidang kuliner, jajanan, angkringan, keripik, bengkel, laundry, hingga martabak. Mereka adalah Istiqomah, Nur Priyaningsih, Siti Mukaromah, Nur Wafiq Zuher, Rini Setiyani, Karyati, Ellisabet Kristiwingsih, Nisa Ardhianti, Ratiyana Dwi Asih, dan Pandu Wahyu Sartiko.
Kolaborasi KUA Sewon dan DT Peduli diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi umat berbasis keluarga. Melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan, para penerima manfaat diharapkan mampu mengelola usaha secara lebih profesional, menangkap peluang, dan berkembang menuju usaha yang mandiri (Rtm)

Redaktur: Mawan

