BANTUL, DIY, WARTA-JOGJA.COM – Miftakhul Bahri kembali dipercaya memimpin Pimpinan Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PC Pergunu) Kabupaten Bantul untuk masa khidmat 2026–2031. Ia terpilih dalam Konferensi Cabang (Konfercab) II yang digelar di Aula MA Al Mahalli, Brajan, Wonokromo, Pleret, Bantul, pada Sabtu (19/9/2026). Dalam pemilihan tersebut, Miftakhul meraih 22 suara, mengungguli tiga kandidat lainnya yang masing-masing memperoleh satu suara. Hasil ini menegaskan dukungan luas dari peserta konferensi terhadap kepemimpinan yang berjalan. Miftakhul berkomitmen menjadikan amanah ini sebagai tanggung jawab bersama untuk memperkuat peran pendidik NU dan meningkatkan kualitas pendidikan yang berlandaskan nilai Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah.
Hasil Pemilihan Tunjukkan Dukungan Luas
Proses pemilihan berlangsung secara demokratis dan transparan. Miftakhul Bahri keluar sebagai pemenang dengan perolehan 22 suara. Sementara itu, tiga kandidat lainnya – Erna Radyanti, Thibyani Mubarok, dan A. Amali Kurniawan – masing-masing memperoleh satu suara. Hasil tersebut mengantarkan Miftakhul kembali memimpin organisasi yang menaungi para pendidik di lingkungan Nahdlatul Ulama di wilayah Bantul untuk periode lima tahun ke depan.
Salah satu kandidat, Thibyani Mubarok, secara terbuka menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Miftakhul Bahri. Ia menilai hasil pemilihan tersebut mencerminkan adanya kesepahaman di kalangan peserta konferensi terhadap arah kepemimpinan Pergunu Bantul.
“Selamat atas terpilihnya kembali Miftakhul Bahri. Hasil ini menunjukkan adanya kesepahaman peserta forum terhadap arah kepemimpinan PC Pergunu Bantul ke depan,” ujar Thibyani.
Korfercab II: Forum Konsolidasi dan Pembaruan
Ketua Panitia Konfercab II Pergunu Bantul, Nur Ali, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar forum penetapan kepengurusan baru, melainkan momen penting konsolidasi organisasi. Konfercab dirancang untuk memperkuat peran guru dan tenaga pendidik Nahdlatul Ulama dalam menjawab berbagai tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Rangkaian acara tidak hanya diisi proses pemilihan, tetapi juga Seminar Pendidikan dengan tema “Transformasi Pendidik NU yang Berprestasi, Berdaya Saing, dan Berkarakter Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah.” Tema tersebut menekankan tiga pilar utama: penguatan kapasitas profesional pendidik, peningkatan daya saing lembaga dan peserta didik, serta pembentukan karakter yang kokoh berlandaskan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah khas Nahdlatul Ulama.
Amanah sebagai Tanggung Jawab Bersama
Miftakhul Bahri menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa terpilihnya kembali bukanlah kemenangan pribadi semata, melainkan amanah yang harus dipikul bersama seluruh jajaran PC Pergunu Bantul.
“Kepercayaan ini bukan sekadar amanah pribadi, tetapi tanggung jawab bersama. Karena itu, mari kita terus membangun kebersamaan dan memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan,” ujar Miftakhul.
Dengan terbentuknya kepengurusan masa khidmat 2026–2031, PC Pergunu Bantul diproyeksikan semakin kokoh memperkuat profesionalisme guru, meningkatkan kualitas proses pembelajaran, membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat melalui pendidikan yang berlandaskan nilai keislaman dan ke-NU-an.

Redaktur: Mawan

