foto Olivia Rianjani
YOGYAKARTA, WARTA-JOGJA.COM – Memasuki usia ke-24 tahun, Apotek K-24 mengajak masyarakat merayakan perjalanan panjangnya melalui kegiatan olahraga bertajuk K-24 Healthy Run 2026. Sebanyak 2.400 peserta dipastikan bakal ambil bagian dalam event lari yang diselenggarakan pada Minggu, 25 Oktober 2026 mendatang di kawasan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta.
Yogyakarta dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki makna historis tersendiri bagi perjalanan Apotek K-24. Dari Kota Pelajar inilah Apotek K-24 pertama kali berdiri 24 tahun lalu, sebelum akhirnya berkembang pesat menjadi jaringan apotek nasional dengan lebih dari 900 gerai yang tersebar di 175 kota/kabupaten dan 29 provinsi di Indonesia.
Direktur Utama PT K-24 Indonesia sekaligus Event Owner K-24 Healthy Run 2026, dr. Gideon Hartono, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi wujud apresiasi atas dukungan masyarakat selama lebih dari dua dekade.
“Selama 24 tahun, Apotek K-24 tumbuh berkat kepercayaan masyarakat. Kami ingin merayakan kebersamaan ini dengan cara yang berbeda, yaitu mengajak masyarakat bergerak dan menjalani gaya hidup yang lebih sehat. Karena bagi kami, menjaga kesehatan bukan hanya dilakukan ketika sakit, tetapi harus dimulai sejak dini melalui kebiasaan sehari-hari,” ujar dr. Gideon, dalam keterangan tulisnya.
Ia juga menyampaikan, K-24 Healthy Run juga menjadi komitmen berkelanjutan Apotek K-24 untuk hadir memberikan manfaat langsung di tengah kehidupan publik.
“Harapannya, dengan mengikuti K-24 Healthy Run, masyarakat bisa bergerak aktif dan terus melangkah maju menuju Indonesia yang lebih sehat,” tuturnya.
Wakil Event Owner sekaligus Steering Committee K-24 Healthy Run 2026, Burhan Bariton, pada event ini terdapat dua kategori yakni dengan kategoei Family Run jarak 2,4 kilometer dimana inj sengaja dipilih sebagai simbol angka perayaan ulang tahun ke-24 Apotek K-24, sekaligus menghadirkan pengalaman lari yang ramah keluarga, ramah anak-anak, serta peserta pemula.
Sementara kategori 5K disiapkan bagi peserta yang ingin menikmati tantangan rute lebih jauh hingga kawasan Ikonik Tugu Jogja. Karena itulah, ia menekankan bahwa inklusivitas menjadi fokus utama penyelenggaraan event ini.
“Kami ingin K-24 Healthy Run menjadi kegiatan yang bisa dinikmati semua kalangan. Bukan hanya mereka yang sudah terbiasa berlari, tetapi juga keluarga yang ingin menghabiskan waktu bersama sambil berolahraga. Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, masyarakat semakin termotivasi untuk menjadikan olahraga sebagai bagian dari keseharian,” ujar Burhan, dalam jumpa pers di Yogyakarta, pada Jumat 16 Oktober 2026.
Tidak sekadar aktivitas fisik, panitia juga menyiapkan beragam layanan pendukung kesehatan yang dapat diakses secara gratis oleh para peserta, mulai dari cek tekanan darah hingga pemeriksaan gula darah.
“Selain itu, tersedia puluhan booth produk kesehatan seperti vitamin dan suplemen,” imbuh Burhan.
Organizing Committee K-24 Healthy Run 2026, Gilang Wening Pertiwi, turut memaparkan bahwa antusiasme peserta yang mencapai 2.400 orang terus diimbangi dengan pematangan persiapan teknis dan kenyamanan di lokasi.
“Kami ingin peserta datang dengan semangat, menikmati kegiatan bersama keluarga atau teman-teman, dan pulang membawa pengalaman yang menyenangkan. Selain mendapatkan medali, peserta juga bisa memanfaatkan berbagai aktivitas kesehatan yang kami siapkan. Jadi, ada manfaat yang bisa langsung dirasakan,” tutur Gilang.
Pihak panitia menyiapkan sederet doorprize menarik senilai puluhan juta rupiah, mulai dari sepeda motor matic, sepeda listrik, smart TV, jam tangan Garmin, headphone sport, emas, handphone, hingga penghargaan best costume.
Serta, akan dihadirkan juga guest star ternama yang siap ikuy menyemarakkan fun run tersebut.
“Tentunya berkaitan dengan kesehatan ya (guest star),” kata Gilang.

Pengamanan Rute Hingga Kesiapan Medis
Sementara itu, dari sisi teknis pelaksanan, keselamatan dan kenyamanan ribuan pelari menjadi prioritas utama. Race Director K-24 Healthy Run 2026, Roostian Gamananda, menyampaikan bahwa pengaturan rute dan pengamanan peserta telah disesuaikan dengan karakteristik masing-masing kategori.
“Untuk kategori 5K Fun Run, kemungkinan akan ada peserta yang sudah rutin berlari. Sementara di kategori 2,4K Family Run, pesertanya lebih beragam, termasuk anak-anak dan keluarga. Karena itu, pengaturan peserta dan pengamanan rute kami sesuaikan dengan karakter masing-masing kategori,” jelas Roostian.
Untuk rute 5K, kata Roostian, peserta akan diarahkan melintasi ikon Tugu Yogyakarta dan Jalan Margo Utomo. Panitia juga menyiagakan water station serta pos medis di lokasi strategis, seperti di depan Eks Wisma Hartono untuk rute 2,4K dan di depan Balai Kota Yogyakarta untuk rute 5K.
“Selain itu, ada ambulans advance serta pos medis dengan spesifikasi ICU di sepanjang rute untuk memastikan keamanan seluruh peserta dan masyarakat,” imbuhnya.
Untuk mencegah dehidrasi, panitia menyediakan dua jenis minuman (isotonik dan air mineral) yang disarankan untuk diminum secara bergantian. Khusus rute 2,4K Family Run, penggunaan stroller bayi diperbolehkan dengan ketentuan khusus, sedangkan untuk rute 5K tidak disarankan demi keselamatan mengingat adanya kontur jalan menurun di kawasan Stasiun Tugu.
“Kami mengimbau peserta untuk datang dalam kondisi sehat, beristirahat cukup, melakukan pemanasan, dan menjaga hidrasi selama berlari. Tidak perlu memaksakan diri atau mengejar kecepatan di luar kemampuan. Yang paling penting, seluruh peserta bisa menikmati kegiatan ini dengan aman, nyaman, dan bahagia,” pungkas Roostian.

Redaktur: Mawan

