
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Sekitar 300 pelari ambil bagian dalam UGM Ultra Charity Run (UUCR) 2025 yang digelar pada 13 – 14 Desember 2025. Ajang lari amal yang diinisiasi Kagama Lari untuk Berbagi ini dipusatkan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai titik start dan finish seluruh kategori lomba.
UUCR 2025 mempertandingkan sejumlah kategori jarak, mulai dari 5 kilometer hingga ultra marathon 76 kilometer. Kategori terjauh, 76 km, diikuti 18 pelari, sementara kategori 60 km diikuti 4 peserta dan 45 km sebanyak 14 peserta. Untuk jarak menengah, kategori 30 km diikuti 31 peserta dan 15 km diikuti 75 peserta. Adapun kategori 5 km menjadi yang paling diminati dengan jumlah peserta mencapai 139 orang.
Race Director UUCR 76K 2025, Budi Susilo, menegaskan bahwa ajang ini tidak semata-mata berorientasi pada prestasi, melainkan pada nilai kepedulian sosial yang diusung.
“Ini bukan soal siapa yang paling cepat sampai garis akhir. Setiap langkah dan keringat para pelari adalah bagian dari aksi berbagi dan berdonasi,” ujar Budi saat penutupan acara.
Sejumlah tokoh turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, ikut berlari pada kategori 5 km dan menyapa para peserta sebelum start. Ia mengajak pelari menuntaskan lomba dengan semangat karena tujuan sosial di baliknya.
“Ayo kita selesaikan 5 kilometer ini untuk beasiswa,” ucap Ova memberi semangat di garis start.
Dukungan serupa juga datang dari Mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang ikut ambil bagian sebagai peserta. Ia mengajak pelari memaknai kegiatan ini sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama.
“Mari kita lari, mari kita berbagi. Donasi ini untuk kawan-kawan yang membutuhkan beasiswa, dan semoga juga bisa membantu korban bencana,” ucap Ganjar.
Puncak kegiatan berlangsung pada Minggu (14/12) dengan penyerahan donasi secara simbolis kepada Rektor UGM. Hingga segmen terakhir, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp426.983.558.
Lanjut Budi menjelaskan, kanal donasi masih akan dibuka hingga 31 Desember 2025 melalui laman ayobantu.com. Dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk beasiswa pendidikan serta bantuan bagi korban bencana alam.
“Tahun ini, penggalangan dana tidak hanya untuk mahasiswa UGM yang kurang mampu, tetapi juga mahasiswa di Sumatera serta warga Sumatera yang terdampak bencana,” jelasnya.
Selain donasi uang, panitia juga mengumpulkan bantuan logistik berupa pakaian layak pakai dan sepatu dari para peserta. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Antusiasme peserta pada UUCR 2025 tercatat meningkat signifikan, hampir tiga kali lipat dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya.
Ihsan, alumni UGM angkatan 2016 yang telah tiga kali mengikuti UUCR, mengaku senang dengan semakin banyaknya peserta.
“Tahun-tahun sebelumnya rasanya lebih sepi. Tahun ini pesertanya jauh lebih banyak, suasananya makin seru, pace santai, dan rasa guyubnya benar-benar terasa,” ujarnya.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN








