
(Foto Tim KKN UPY Kelompok 6 Angkatan 41)
WARTA-JOGJA.COM, KULON PROGO, DIY – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) Kelompok 6 Angkatan 41 menyelenggarakan kegiatan edukasi dan pelatihan penggunaan alat tes kolesterol dan asam urat bagi ibu-ibu kader Posyandu di Padokan Lor, Kamis (5/2/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 09.30-11.00 WIB ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kapasitas kader kesehatan di tingkat padukuhan,
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Elektromedis, Ekha Rifki Fauzi, S.K.M., M.P.H. Dalam sesi tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai fungsi dan prinsip kerja alat tes kolesterol dan asam urat, pentingnya penerapan standar operasional prosedur (SOP), serta aspek keamanan dan ketelitian dalam proses pemeriksaan. Materi disampaikan secara sistematis guna membekali kader dengan pengetahuan dasar sebelum memasuki sesi praktik.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi pelatihan penggunaan alat kesehatan. Pemateri memperagakan secara langsung langkah-langkah penggunaan alat, mulai dari tahap persiapan, proses pemeriksaan, hingga pembacaan hasil. Pada sesi ini, peserta juga diberikan penjelasan mengenai fungsi masing-masing komponen alat, prosedur penggunaan sesuai SOP, sertainterpretasi angka hasil pemeriksaan yang ditampilkan pada layar alat.
Kegiatan ini dirancang dan dilaksanakan secara kolaboratif oleh mahasiswa KKN Alternatif UPY Kelompok 6 Angkatan 41, mulai dari penginisiasian program, koordinasi dengan pihak padukuhan, penyediaan sarana dan prasarana, pengondisian kegiatan, hingga pendampingan peserta selama pelatihan berlangsung.
Tim inti pelaksana kegiatan ini terdiri dari Delia Salsabila, Angga Aryo Gustama, dan Luthfi Al Anshori yang didukung oleh seluruh anggota Mahasiswa KKN Alternatif UPY Kelompok 6. Tim pelaksana menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan di masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berharap kader Posyandu dapat menerapkan penggunaan alat kesehatan secara mandiri dan sesuai dengan standar operasional prosedur saat bertugas,” ujar perwakilan tim pelaksana.
Setelah sesi pemaparan dan praktik oleh pemateri, peserta diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung penggunaan alat dengan pendampingan mahasiswa KKN. Dalam sesi ini, kader mempraktikkan tahapan pemeriksaan secara mandiri, sementara pemateri dan mahasiswa memberikan arahan serta koreksi apabila diperlukan. Pendekatan ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman peserta melalui pengalaman praktik langsung.
Salah satu kader Posyandu Menur di Padokan Lor menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. “Kegiatan ini sangat membantu karena kami tidak hanya menerima penjelasan, tetapi juga belajar langsung menggunakan alat kesehatan. Hal ini sangat bermanfaat untuk menunjang tugas kami di Posyandu,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Alternatif UPY Kelompok 6 Angkatan 41 menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi kader Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
🌐 Penulis: Anggita Aulia & Tim KKN UPY









