GUNUNGKIDUL, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Gerakan pencegahan penyakit merupakan tindakan yang sangat diperlukan dari pada mengobati setelah terkena penyakit. Pencegahan penyakit secara dini adalah hal yang harus dilakukan bersama, seperti halnya yang dilakukan Puskesmas Saptosari melakukan Foging di Padukuhan Bibis Kalurahan Krambilsawit Kapanewon Saptosari, Jum’at (24/1/2025).
Foging yang dilakukan ditengah-tengah masyarakat mendapat perhatian serius dari pemangku kepentingan wilayah Saptosari, apalagi saat ini dimusim penghujan banyak penyakit yang muncul ditengah masyarakat.
Agustina koordinator Foging UPT Puskesmas Saptosari kepada media menyampaikan, “Beberapa kasus penyakit akibat gigitan nyamuk setelah dilakukan Penyeledikian Epidemiologi (PE) banyak muncul di kalurahan Monggol sehingga kita perlu segera melakukan tindakan,” ungkapnya”.
Menurut dr Ari Hermawan Kepala Puskesmas Saptosari, “Tugas kami melayani masyarakat kususnya di Kapanewon Saptosari, untuk pelaksanaan Foging kita lakukan bukan salah satu pemecah masalah, yang paling penting bagi kami adalah promotif dan prevetifnya untuk tetap selalu mendorong kepada masyarakat dalam hal ini dengan kebersihan lingkungan Gerakan masyarakat dengan kegiatan bersih-bersih lingkungan,” ujarnya.
Lebih lanjut Ari Hermawan menyampaikan, “Foging itu pada saatnya akan terbatas yang paling sangat dibutuhkan adalah kemandirian masyarakat dalam gerakan untuk masyarakat bersih-bersih lingkungan sekitar dengan harapan masyarakat untuk tetap mandiri melakukan gerakan Kesehatan lingkungan dengan mencegah, menjaga, merawat lingkungan untuk tetap menjaga kesehatan,” imbuhnya.
Terpisah Panewu Saptosari Eka Prayitno, S.Sos, MM mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Puskesmas Saptosari dan jajaranya yang telah melakukan pencegahan terhadap penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk sehingga masyarakat Kapanewon Saptosari terhindar dari hal itu,
“Paling tidak dengan mencegah, menjaga dan merawat Kesehatan lingkungan masyarakat akan terbebas dari penyakit yang diakibatkan oleh nyamuk,” harapnya.
(Red/ Ginowe – Redaktur/ Mawan)








