
BANTUL, DIY, WARTA-JOGJA.COM – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Sewon bersama lembaga sosial kemasyarakatan DT Peduli melaksanakan peninjauan langsung ke lokasi usaha calon penerima manfaat Program Ekonomi Umat (PEU) pada Senin (14/9/2026). Kegiatan asesmen ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran sekaligus memetakan kondisi riil, potensi pengembangan, serta kebutuhan nyata setiap pelaku usaha sebelum program didistribusikan.
Tim gabungan telah mengunjungi tiga unit usaha mikro milik warga yang telah terdata sebagai calon penerima manfaat, yaitu usaha minuman Es Marimas dan camilan Tela-Tela milik Istiqomah, serta usaha keripik pisang “Omah Ajib” milik Ataka. Dari total sepuluh calon penerima yang tercatat, kunjungan ini menjadi langkah awal verifikasi menyeluruh guna menyusun rancangan pendampingan yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing usaha.
Asesmen: Fondasi Kemandirian, Bukan Sekedar Bantuan
Penyuluh Agama Islam KUA Sewon sekaligus Penanggung Jawab Program Ekonomi Umat, Rustam Nawawi, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa tahap asesmen bukan sekadar prosedur administratif, melainkan langkah strategis agar dukungan yang diberikan benar-benar menyentuh kebutuhan pokok pengembangan usaha.
“Asesmen ini penting agar bantuan dan pendampingan benar-benar sesuai dengan kondisi serta kebutuhan penerima manfaat. Harapannya, program ini tidak berhenti pada bantuan, tetapi menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi,” ujar Rustam.
Dengan demikian, setiap bantuan yang diberikan akan dirancang tidak sekadar menutupi kekurangan modal sesaat, melainkan membangun fondasi usaha yang mampu tumbuh, berkembang, dan bertahan secara berkelanjutan.
Sinergi Lintas Sektoral: Ekonomi sebagai Bagian dari Ketahanan Keluarga
Rustam Nawawi menjelaskan bahwa pemberdayaan ekonomi masyarakat tidak berdiri sendiri, melainkan merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya memperkuat ketahanan keluarga secara menyeluruh. Kondisi ekonomi yang stabil menjadi salah satu pilar utama yang menjaga keharmonisan, kemandirian, serta kesejahteraan rumah tangga.
Karena itulah, kolaborasi antara KUA Sewon yang mewakili instansi keagamaan dan DT Peduli sebagai mitra pelaksana diharapkan mampu menghadirkan pendampingan yang menyentuh dua aspek sekaligus: aspek material berupa perkuatan usaha, serta aspek pembinaan karakter dan keteladanan yang menjadi kekuatan utama penguatan ekonomi umat.
Komitmen Program Berkelanjutan dan Tepat Sasaran
Berdasarkan hasil asesmen yang telah dilakukan, tim gabungan akan menyusun profil lengkap kesepuluh calon penerima manfaat, mencakup kondisi usaha saat ini, potensi pasar, kendala yang dihadapi, serta bentuk dukungan yang paling relevan bagi masing-masing usaha. Komitmen ini menunjukkan bahwa Program Ekonomi Umat dirancang tidak untuk sementara, melainkan berorientasi pada dampak jangka panjang, pertumbuhan usaha yang produktif, dan kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat.
Kegiatan asesmen akan dilanjutkan hingga seluruh calon penerima terverifikasi, sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara bertahap, terarah, dan akuntabel.

Redaktur: Mawan








