
Rapat teknis kerja sama Dinas pertanian SWI dengan kepala Desa (foto Hendri)
WARTA-JOGJA.COM, BOYOLALI, JATENG – Dinas Pertanian Boyolali dan Sekber Wartawan Indonesia (SWI) Boyolali telah menyiapkan lahan awal untuk pemberdayaan singkong gajah di 4 desa, dengan luas hampir 20 hektar, Jum’at (20/2/2026)
Lahan ini akan digunakan untuk pengembangan singkong gajah yang akan menjadi contoh bagi petani lainnya di Boyolali. Dinas Pertanian Boyolali akan memberikan dukungan teknis untuk pengembangan singkong gajah, sementara SWI Boyolali akan membantu dalam promosi dan pemasaran hasil singkong gajah.
Dalam waktu dekat ini sudah ada yang mendaftar kemitraan singkong yaitu;
Desa Karangnongko 5.000 m2
BPP Cepogo 3.000 m2
Karangkendal 1.300 m2
Lampar 1.000m2
Sangat optimis bahwa lahan ini akan menjadi contoh bagi petani lainnya dan meningkatkan produksi singkong gajah di Boyolali,” kata Kepala Dinas Pertanian Boyolali, Ir. suyanta S,P M.M.
Ahmad Muclish investor dari SWI Jateng menyatakan singkong gajah ini sudah terbukti sebagai tanaman alternatif karena banyak nya permintaan pasar olahan atau industri, juga bisa untuk bahan baku bioetanol, resiko penyakit ringan dan mudah dilakukan oleh petani pemula.
SWI Boyolali juga akan membantu dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemberdayaan singkong gajah dan meningkatkan konsumsi singkong gajah di Boyolali.
“Kerja sama ini merupakan langkah nyata dari komitmen SWI Boyolali dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Ketua SWI Boyolali, Hendri Hendradi.
🌐 Penulis
🟢 Redaktur: Mawan








