
TEMANGGUNG, JATENG || WARTA-JOGJA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Temanggung, Jawa Tengah berkomitmen optimalkan program ketahanan pangan yang digulirkan pemerintah pusat pada saat ini melakukan panen raya padi.
Panen raya padi dilaksanakan di Desa Madureso, Kecamatan Temanggung bersama Bupati Temanggung, Agus Setyawan, jajaran Forkopimda, Bulog sebagai bukti komitmen dan mendukung program ketahanan pangan.
Bupati Temanggung mengatakan disini sangat berpotensi dalam hal tanam padi sampai panen, untuk tahun 2025 di lahan seluas 14.900 hektare menghasilkan produktifitas sebanyak 6,9 ton.

Menurutnya panen raya padi sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam bidang pertanian. Panen padi hari ini sebagai tanda bahwa pemerintah daerah selalu berupaya yang terbaik dalam menjaga stabilitas harga gabah,
“Gabah panen kering di lokasi ini sekitar 6,4 ton. Ini termasuk bagus karena beras yang dihasilkan kualitas premium,” ungkap Bupati Temanggung, Senin (07/04/2025).
Ia mentarget panen mencapai 17.900 hektare, selain itu Pemkab Temanggung juga mengenai ketersediaan pupuk keberadaannya terjamin.
“Untuk tahun ini targetnya sama, karena lahan yang prospek untuk sawah karena itu menjadi hak petani walaupun juga ada yang dialihkan untuk penanaman cabai, namun kita akan mensuport dan menyesuaikan program ketahanan nasional,” ujarnya.
Hasil panen padi kali ini termasuk bagus untuk Kabupaten Temanggung. Namun panen tersebut tidak semua padi di Temanggung diserap oleh Bulog.













