
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Antusiasme Kontes Kuda Andong di Halaman DPRD DIY Hari Ini, Kusir Dan Warga Dukung Jadi Agenda Tahunan, sejumlah warga maupun wisatawan mendatangi halaman DPRD DIY pada Minggu 30 November 2025 hanya untuk menyaksikan Kontes Kuda Andong, ajang perdana yang digelar Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta bersama Fakultas Peternakan UGM dan sejumlah mitra. Kontes ini tidak hanya menampilkan keindahan dan penampilan kuda, tetapi juga menekankan kesejahteraan hewan dan pengelolaan lingkungan.
Kepala Bidang Perikanan dan Kehatanan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, Sri Panggarti, menjelaskan bahwa tujuan acara ini lebih dari sekadar hiburan.
“Kontes ini diselenggarakan sebagai sarana edukasi terkait kesehatan dan kesejahteraan kuda, pengelolaan lingkungan, dan apresiasi terhadap kusir maupun pemilik kuda. Banyak masukan yang kami terima terkait keberadaan Andong di Malioboro, baik yang positif maupun kurang baik, sehingga kami ingin menghadirkan edukasi kepada masyarakat,” ujarnya dalam sambutannya.
Sri Panggarti menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kusir dan pemilik andong lebih peduli terhadap perawatan kuda dan lingkungan.
“Hasil yang kami harapkan adalah meningkatnya pengetahuan dan kesadaran, muncul motivasi baru pada kusir dan pemilik, serta praktik perawatan kuda yang lebih baik. Bagian penting lainnya adalah pengelolaan kotoran dan kebersihan,” katanya.
Warga yang hadir tampak antusias. Alfian, warga Sleman yang datang bersama istri dan dua anaknya, mengaku antusias melihat kontes tersebut.
“Ini kontes yang perlu untuk masyarakat juga. Kalau bisa sering-sering diadakan tiap tahun,” ucapnya.
Oleh karena itu, ia berharap kontes Kuda Andong diharapkan menjadi agenda tahunan di Yogyakarta, sebagai sarana melestarikan transportasi tradisional sekaligus meningkatkan citra positif Andong di tengah masyarakat.
“Cukup bagus sih daripada yang dulu kan kudanya mungkin kurang bersih, sekarang sudah lebih baik. Dulu agak krasa banget baunya (kencing) sekarang sudah berkurang,” ucap Alfian.
Senada, pengunjung lain, seorang anak berusia 6 tahun, Fabian bersama saudaranya bernama Ahtan (6) dan ibunya ikut senang dapat memegang langsung kuda yang dihiasi berbagai ornamen.
“Kudanya bagus sekali, dan saya berani megang karena dia pawang kuda,” kata Fabian.
Acara tersebut dimulai pukul 08.00 WIB dengan 30 peserta andong yang akan bersaing dalam berbagai kategori, termasuk Kuda Penampilan Terbaik, Kuda Sehat, Andong Terbaik, dan Kusir Terbaik. Pemenang kategori kuda penampilan terbaik akan memperoleh piala dari Dekan Fakultas Peternakan UGM, sementara juara umum di setiap kategori akan mendapatkan piala dari Walikota Yogyakarta.
Rangkaian kegiatan mencakup registrasi peserta, penilaian kuda andong, dan parade andong yang melewati rute dari parkiran DPRD-DY, ke arah selatan, kemudian belok kiri, ke utara, dan kembali ke parkiran DPRD.
Menariknya, sebelum memulai parade, masyarakat dapat berbaur bersama para pejabat menaiki Andong tersebut.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN












