
(foto Olivia Rianjani)
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Kawasan Malioboro kini semakin ramah bagi wisatawan dan masyarakat. Pemerintah Kota Yogyakarta menghadirkan fasilitas air siap minum gratis di lima titik strategis sepanjang kawasan Malioboro sebagai upaya meningkatkan kenyamanan wisata sekaligus mengurangi sampah plastik.
Direktur Utama Perumda PDAM Tirtamarta Yogyakarta, Dani Darmawan, mengatakan penyediaan air siap minum tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas, khususnya di kawasan wisata unggulan Kota Yogyakarta.
“Penyediaan air siap minum ini adalah bentuk pelayanan publik yang kami hadirkan agar masyarakat dan wisatawan bisa lebih nyaman saat beraktivitas di Malioboro,” ujar Dani dikantornya, Selasa 13 Januari 2026.
Ia menjelaskan, terdapat lima titik fasilitas air siap minum yang dipasang di lokasi yang mudah dijangkau oleh pengunjung. Kelima titik tersebut berada di depan Hotel Grand Ina Malioboro, depan Jogja Library Center, depan pintu barat Kepatihan, depan Gedung Agung, serta di depan Benteng Vredeburg.
Menurut Dani, fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara gratis oleh siapa saja. Pengunjung bisa langsung meminum air di tempat atau mengisi ulang botol minum dan tumbler pribadi.
“Masyarakat maupun wisatawan bisa memanfaatkannya secara gratis. Bisa diminum langsung atau diisi ke botol minum masing-masing, jadi lebih praktis dan hemat,” katanya.
Dani menegaskan, air siap minum yang disediakan telah melalui proses pengolahan yang aman dan memenuhi standar kesehatan. Setiap unit fasilitas dilengkapi dengan sistem penyaringan berlapis serta teknologi sinar ultraviolet (UV) untuk membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya.
“Air siap minum ini aman untuk dikonsumsi. Sistem penyaringan dan UV yang digunakan telah sesuai dengan ketentuan Permenkes Nomor 2 Tahun 2023, sehingga kualitas airnya terjamin dan layak konsumsi,” tegasnya.
Selain itu, Perumda PDAM Tirtamarta juga melakukan perawatan dan pengecekan secara rutin guna memastikan kualitas air dan fungsi alat tetap optimal.
“Perawatan kami lakukan secara rutin, minimal seminggu dua kali. Pemeriksaan kondisi alat dan kualitas air ini penting agar fasilitas selalu dalam kondisi baik,” jelas Dani.
Ia pun mengimbau masyarakat dan wisatawan agar ikut menjaga fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
“Kami berharap pengunjung tidak hanya memanfaatkan fasilitas ini, tetapi juga ikut merawatnya. Keberlangsungan fasilitas publik sangat bergantung pada kesadaran bersama,” tandas Dani.
Sementara itu, Kepala UPT Pengelolaan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni, menyambut baik kehadiran fasilitas air siap minum di kawasan Malioboro yang juga merupakan kawasan cagar budaya.
Menurut Fitria, keberadaan air siap minum gratis ini memberikan dampak positif, tidak hanya dari sisi kenyamanan wisatawan, tetapi juga dari aspek lingkungan.
“Dengan adanya fasilitas air siap minum gratis, kami berharap penggunaan botol plastik sekali pakai di kawasan Malioboro bisa ditekan,” ujarnya.
Ia menilai pengurangan sampah plastik menjadi hal yang sangat penting, mengingat tingginya jumlah kunjungan wisatawan setiap hari di Malioboro. Kebiasaan membawa tumbler, kata dia, dapat memberikan dampak besar bagi kebersihan dan kelestarian kawasan.
“Kami juga mengimbau pengunjung untuk ikut menjaga kebersihan dan merawat fasilitas air siap minum ini agar bisa digunakan dalam jangka waktu lama,” ucap Fitria.
Kehadiran fasilitas tersebut mendapat respons positif dari para wisatawan. Fatria, wisatawan asal Surabaya, mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya air siap minum gratis di Malioboro, terutama karena kawasan tersebut banyak dilalui dengan berjalan kaki.
“Tadi saya sempat coba langsung dan airnya segar. Sangat membantu, apalagi kalau lagi jalan jauh di Malioboro. Jadi tidak perlu sering beli air kemasan,” ujarnya.
Ia menilai langkah Pemkot Yogyakarta patut diapresiasi karena selain memberikan kenyamanan bagi wisatawan, juga mendukung pengurangan sampah plastik.
“Saya senang karena bisa isi ulang tumbler tanpa biaya,” tuturnya.
Senada, Zaki, wisatawan asal Surabaya lainnya. Ia menyebut fasilitas air siap minum ini membuat Malioboro terasa semakin ramah bagi pengunjung, khususnya wisatawan luar daerah.
“Ini keren sekali. Saya baru tahu Malioboro sekarang punya air minum gratis. Airnya aman dan fasilitasnya bersih,” kata Zaki.
Zaki berharap ke depan jumlah titik air siap minum bisa ditambah dan para pengunjung turut menjaga fasilitas yang ada.
“Fasilitas publik seperti ini akan sangat bermanfaat kalau digunakan dan dirawat bersama-sama,” pungkasnya.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN








