
SLEMAN, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Seorang pejalan kaki mengalami luka serius setelah terlibat dalam dua peristiwa benturan beruntun di Jalan Monjali atau Nyi Condrolukito, tepatnya di depan Mak Semarangan, Dusun Gemawang, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Kejadian berlangsung pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 18.01 WIB.
Berdasarkan keterangan resmi Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo Anggoro pada Jumat (17/7/2026), awalnya korban yang sedang menyeberang diduga tertabrak kendaraan yang hingga saat ini belum diketahui identitasnya. Akibat benturan tersebut, korban terpental ke jalur lalu lintas arah berlawanan, lalu kembali tertabrak mobil jenis Toyota Agya yang melaju dari selatan ke utara.
Korban diidentifikasi sebagai pria berinisial S (64 tahun), warga Kelurahan Tegalrejo Kota Yogyakarta yang bekerja sehari-hari sebagai juru parkir. Ia menderita cedera kepala, patah tulang di dua bagian tubuh, serta luka lecet di sejumlah anggota badan, dan segera dievakuasi ke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta untuk perawatan lebih lanjut.
Sementara itu, pengemudi Toyota Agya berinisial AF (23 tahun) serta penumpangnya berinisial SN (53 tahun), keduanya berdomisili di Bekasi, tidak mengalami cedera. Kendaraan yang dikemudikan hanya mengalami kerusakan pada bemper depan sebelah kanan dengan estimasi kerugian materi mencapai sekitar Rp2 juta.
Tim Unit Gakkum Satlantas Polresta Sleman telah melaksanakan olah tempat kejadian, mengamankan barang bukti, serta mendengarkan keterangan sejumlah saksi. Penyelidikan masih digencarkan untuk melengkapi kronologi lengkap sekaligus mengungkap identitas kendaraan dan pelaku yang diduga terlibat pada benturan pertama.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa waspada, mematuhi peraturan lalu lintas, dan menurunkan kecepatan saat melintas di kawasan dengan aktivitas masyarakat yang padat, serta mengutamakan keselamatan pejalan kaki. Bagi warga yang berjalan kaki, diharapkan memanfaatkan jembatan penyeberangan atau fasilitas resmi yang tersedia, serta memastikan kondisi jalan benar-benar aman sebelum melintas ke seberang.(*)








