WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL – Truk bermuatan kayu gelondongan terguling miring di tikungan Air Mancur Hargodumilah, Jalan Jogja-Wonosari Kilometer 27, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Kecelakaan tersebut diduga dipicu pecahnya ban belakang sebelah kiri ketika truk melintasi jalan menurun dan menikung ke kiri. Meski kendaraan terguling saat mengangkut muatan berat, pengemudi dilaporkan selamat tanpa mengalami luka-luka.
Truk bernomor polisi S-9056-UK itu dikemudikan Riki Wahyu Setyo Budhi (26), warga Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Sebelum kecelakaan terjadi, kendaraan tersebut melaju dari arah timur, yakni Wonosari, menuju barat atau Yogyakarta.
Berdasarkan kronologi awal, truk tiba di tikungan Air Mancur Hargodumilah ketika ban belakang sebelah kiri dilaporkan pecah. Kondisi tersebut diduga menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan, oleng, hingga akhirnya terguling miring di jalan.
Pengemudi tidak dilaporkan mengalami luka-luka dan disebut berada dalam kondisi sehat jasmani maupun rohani. Informasi mengenai kecelakaan tersebut diterima setelah masyarakat melaporkan kejadian di lokasi.
Kasi Humas Polsek Patuk, Aiptu Purwanto, menjelaskan bahwa berdasarkan kronologi awal, kecelakaan bermula ketika ban belakang sebelah kiri truk mengalami pecah saat melintasi jalan menurun dan menikung.
“Berdasarkan informasi awal, truk bermuatan kayu gelondongan tersebut mengalami pecah ban belakang sebelah kiri hingga kendaraan oleng dan terguling miring,” ujar Purwanto.
Keterangan tersebut menjelaskan dugaan awal penyebab kecelakaan berdasarkan informasi yang diterima. Namun, penyebab itu tidak dapat dinyatakan sebagai hasil akhir pemeriksaan teknis kendaraan tanpa adanya keterangan lebih lanjut.
Lokasi kecelakaan berada di jalur utama yang menghubungkan Yogyakarta dengan Wonosari. Karakteristik jalan yang menurun dan memiliki tikungan menuntut pengemudi untuk menjaga kecepatan serta memastikan kendaraan tetap terkendali, terlebih ketika membawa muatan berat.
Menyikapi kejadian tersebut, Purwanto mengimbau para pengemudi agar memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan sebelum memulai perjalanan. Pemeriksaan kendaraan, termasuk kondisi ban dan sistem pengereman, merupakan langkah penting untuk mendukung keselamatan berkendara.
Pengemudi kendaraan bermuatan berat juga diminta meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalan menurun dan tikungan. Kecepatan perlu disesuaikan dengan kondisi jalan, karakteristik kendaraan, serta beban yang dibawa.
Pemeriksaan kondisi ban sebelum perjalanan menjadi salah satu upaya untuk mengurangi risiko gangguan kendaraan di jalan. Pengemudi juga perlu memperhatikan kondisi teknis kendaraan secara menyeluruh agar perjalanan berlangsung aman.
Kecelakaan di tikungan Air Mancur Hargodumilah ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan kendaraan dan kewaspadaan pengemudi saat melintasi jalur Yogyakarta-Wonosari. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, pemeriksaan kendaraan secara berkala, serta penyesuaian kecepatan dengan kondisi jalan perlu menjadi perhatian, terutama bagi pengemudi yang membawa muatan berat.


