
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih (foto Olivia Rianjani)
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Menyambut libur panjang Imlek, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta menyiapkan empat kereta api tambahan untuk keberangkatan dari wilayah Daop 6, meliputi kereta Yogyakarta – Gambir, Solo – Bandung, Batavia, dan Sancaka Fakultatif.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih mengatakan bahwa penambahan ini melengkapi 27 kereta reguler yang setiap hari beroperasi dari Yogyakarta dan Solo.
“Dengan adanya tambahan kereta ini, kami berharap bisa memberikan kenyamanan lebih bagi wisatawan maupun masyarakat yang akan berlibur di wilayah Daop 6, termasuk Yogyakarta dan Solo,” ujarnya kepada wartawan usai media gathering, pada Selasa (10/2/2026).
Meski bertepatan dengan momen libur panjang, Feni menegaskan bahwa harga tiket kereta tidak akan naik.
“Tidak ada kenaikan tarif. Harga tiket tetap mengikuti ketentuan tarif batas atas dan batas bawah, karena masa libur long weekend memang masuk high season,” katanya.
Selain persiapan kereta, KAI Daop 6 juga menyiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran angkutan Lebaran.
“Kami sudah melakukan ramp check bersama Dirjen Perkeretaapian, memeriksa sarana, prasarana, dan fasilitas pendukung, serta cek lintas di seluruh wilayah Daop 6 Yogyakarta,” imbuh Feni.
Dalam hal ini, KAI juga berkolaborasi dengan sejumlah pihak, termasuk BMKG, Basarnas, TNI, Polri, dan Dishub, untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus penumpang.
“Kami akan menambah 28 petugas customer service mobile dan petugas ekstra di titik-titik strategis. Selain itu, pengamanan dari TNI-Polri juga akan diperkuat,” paparnya.
Namun, terkait estimasi kapasitas kereta tambahan untuk Lebaran tahun ini, pihaknya belum bisa memberikan detail.
“Kereta tambahan baru Imlek yang dirilis. Jadi kami belum bisa memberi perkiraan berapa persen kapasitas yang akan terjual atau jumlah seat yang disediakan untuk Lebaran ini,” ujar Feni.
Sebagai perbandingan, pada libur Lebaran tahun lalu, KAI menambahkan 12 kereta. Namun, ia kembali menegaskan untuk Lebaran tahun ini, jumlah kereta tambahan masih menunggu kebijakan dari kantor pusat.
“Tahun ini kan kita belum tahu ya. Karena mengikuti kebijakan dari kantor pusat seperti apa berapa peta tambahan yang akan kita jalankan, dan kapannya pun kita akan menunggu dulu,” pungkas Feni.

🔶️ PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN








