
Wakil Bupati Boyolali, Ibu Fajar Nirwana (foto Hendri)
WARTA-JOGJA.COM, BOYOLALI, JATENG – Pemerintah Kabupaten Boyolali melalui Dinas Pertanian Boyolali melaksanakan modernisasi pertanian dengan pola kemitraan budidaya tanaman padi. Program ini merupakan salah satu upaya untuk mensukseskan program Bupati dan Wakil Bupati Boyolali, yaitu petani Boyolali naik kelas, Rabu (25/2/2026).
Pola kemitraan ini melibatkan pemerintah desa, kelompok tani, Dinas Pertanian, dan pihak swasta, yaitu PT Maxxi Tani. Pelaksanaan budidaya tanam padi secara serempak di Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali pada bulan November 2025 telah menunjukkan hasil yang signifikan. Produksi gabah kering panen meningkat menjadi 7,3 ton, padahal rata-rata sebelumnya hanya 5-5,5 ton.
Kadis Pertanian Boyolali Ir Suyanta S.P M, M” Menngatakan Ini adalah bukti nyata bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, petani, dan pihak swasta, kita dapat meningkatkan produksi dan pendapatan petani,”

Dalam pola kemitraan ini, pemerintah desa membiayai olah tanah, kelompok tani penyiapan lahan, penyediaan pupuk subsidi, dan pengaturan air. Dinas Pertanian bersama penyuluh pertanian lapangan mempunyai tugas sosialisasi, monitoring, dan pengawasan. PT Maxxi Tani berperan sebagai pelaksanaan persiapan lahan, penanaman, pemupukan, penyemprotan, dan pemanenan.
Wakil Bupati Boyolali, Ibu Fajar Nirwana, menyampaikan harapannya bahwa dengan kolaborasi ini dapat mempercepat modernisasi pertanian agar lebih efektif dan efisien, peningkatan produksi yang muaranya peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani sehingga program petani Boyolali naik kelas bisa segera tercapai.
“Dengan modernisasi pertanian, kita dapat meningkatkan produksi dan pendapatan petani, sehingga kesejahteraan petani dapat meningkat. Kami berharap bahwa program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi petani Boyolali,” kata Ibu Fajar Nirwana.
🌐 Penulis
🟢 Redaktur: Mawan








