
KULON PROGO, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Dalam upaya memperkuat jaring pengaman sosial dan menebar kemaslahatan di tengah masyarakat, Pemerintah Kapanewon Pengasih bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyelenggarakan agenda pentasyarufan dana santunan. Kegiatan yang sarat akan nilai kepedulian sosial ini dilaksanakan pada Rabu (08/07/2026) bertempat di Gedung Serbaguna Kapanewon Pengasih.
Pentasyarufan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari BAZNAS kali ini secara khusus menyasar 30 anak yatim piatu serta penyandang disabilitas yang tersebar di wilayah Kapanewon Pengasih. Masing-masing penerima manfaat menerima santunan tunai sebesar Rp500.000,00 yang diserahkan secara simbolis sebagai wujud nyata dukungan kesejahteraan bagi mereka.
Rangkaian acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pembukaan, dilanjutkan dengan sambutan hangat dari Panewu Pengasih, Bapak Sunarya, M.M. Dalam arahannya, Sunarya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada BAZNAS dan seluruh pihak yang konsisten menggerakkan kepedulian sosial di wilayahnya, sekaligus berharap stimulan ini dapat memberikan manfaat yang luas.
Nuansa religius semakin kental saat Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih yang diwakili oleh bapak Basuki, S.Ag., menyampaikan taushiyahnya. Dalam kesempatan tersebut, Basuki menekankan pentingnya mengimplementasikan rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari secara konkret. “Merujuk pada kandungan Al-Qur’an Surah Al-Kautsar, tanda orang yang bersyukur itu tidak cukup hanya di lisan saja, melainkan harus ditegaskan melalui tindakan nyata. Di antaranya dengan mendirikan shalat dan gemar beramal baik, termasuk berkurban bagi mereka yang sudah memiliki kemampuan secara materi,” papar Basuki di hadapan para undangan.
Esensi kepedulian sosial dalam acara ini semakin kuat dengan hadirnya Lurah se-Kapanewon Pengasih, jajaran dinas terkait, serta para pendamping sosial. Kehadiran seluruh elemen pemerintahan tingkat kalurahan ini menegaskan adanya komitmen bersama dan sinergi lintas sektor dalam mengawal program-program kemanusiaan di Kapanewon Pengasih hingga ke tingkat akar rumput.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan para muzzaki (pembayar zakat) dan penerima manfaat, dengan harapan kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya masyarakat Pengasih yang sejahtera dan religius.
Narasi ini sudah disesuaikan agar alur kalimatnya lebih padat, berbobot, dan sangat cocok untuk dipublikasikan di media massa maupun laman resmi instansi.(myid)
🔴 Penulis
🔵 Redaktur: Mawan








