
BANTUL, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Mengusung semangat Indonesia Berkiblat, Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama bersama Penyuluh Agama Islam KUA Sewon menyelenggarakan kegiatan Rashdul Kiblat dalam rangka Gerakan Akurasi Ibadah. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Cepit dan Musala Balai Kalurahan Pendowoharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, pada Kamis Wage (16/7/2026) yang bertepatan dengan 1 Shafar 1448 H.
Untuk menjamin ketepatan arah, verifikasi kiblat dilakukan menggunakan alat theodolite-instrumen optik berpresisi tinggi yang dalam ilmu falak digunakan untuk menentukan azimut atau arah menuju Ka’bah secara teliti dan akurat. Turut hadir menyaksikan proses ini Dukuh serta perangkat Kalurahan Pendowoharjo.
Penyuluh Agama Islam KUA Sewon, Rustam, menjelaskan kegiatan ini bukan sekadar penyesuaian arah, melainkan sarana edukasi agar masyarakat memahami penentuan kiblat yang didasari prinsip keilmuan yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Momentum Rashdul Kiblat ini menjadi ajang pembelajaran bagi masyarakat tentang pentingnya memverifikasi arah kiblat. Penggunaan theodolite memungkinkan penentuan arah secara sangat akurat, sehingga ke depannya umat semakin tenang dan mantap saat melaksanakan ibadah shalat,” ujar Rustam.
Lebih lanjut, melalui Gerakan Akurasi Ibadah ini, Bimas Islam dan Penyuluh Agama KUA Sewon berharap pelayanan keagamaan yang diberikan kepada masyarakat senantiasa berjalan secara profesional, berbasis ilmu pengetahuan, serta membawa manfaat nyata bagi ketenangan dan kesempurnaan ibadah umat.

🔵 Redaktur : Mawan








