
KULON PROGO, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Kantor Urusan Agama (KUA) Pengasih terus berkomitmen mendekatkan layanan keagamaan dan edukasi syariah kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Pada Rabu (15/07/26) pagi, tim KUA Pengasih menyambangi SMK N 1 Pengasih untuk menggelar sosialisasi dan praktik langsung pengukuran Rashdul Kiblat atau Istiwa A’dzam (peristiwa matahari di atas Ka’bah).
Kehadiran tim KUA Pengasih disambut hangat oleh pihak sekolah, yang diwakili oleh Guru Agama setempat, H. Asrohman, S.Ag., dan Muhammad Fauzan, S.Ag. Mereka mengapresiasi langkah jemput bola KUA dalam memberikan pemahaman praktis mengenai penentuan arah kiblat kepada para siswa.
Acara sosialisasi ini dikemas secara interaktif dan dibagi menjadi beberapa sesi utama:
Pertama; Pemaparan Materi Utama. Materi mengenai konsep dan urgensi Rashdul Kiblat dipaparkan secara lugas oleh Basuki, S.Ag. Beliau menjelaskan bagaimana fenomena astronomis ini dapat dimanfaatkan secara mudah oleh masyarakat untuk memverifikasi akurasi arah kiblat di tempat masing-masing.
Kedua; Panduan Registrasi Sistem. Agar kegiatan ini memiliki dampak berkelanjutan, Luazizah, S.H.I. bersama Khanifah Lillah Rohmah, A.Md. memandu para siswa untuk melakukan registrasi akun secara digital. Melalui akun ini, para siswa yang nantinya mempraktikkan pengukuran di rumah atau lingkungan sekitar bisa mendapatkan sertifikat resmi sebagai bentuk apresiasi dan validasi kegiatan.
Ketiga; Praktik Lapangan Bersama. Sebagai puncak acara, para siswa diajak langsung menuju area terbuka untuk melakukan praktik pengukuran arah kiblat. Sesi praktik ini dipandu oleh Muhammad Musodiqin, S.Sos. dan Mukhyidin, S.Kom. menggunakan alat peraga sederhana namun presisi memanfaatkan bayangan matahari. Praktek ini diharapkan akan menjadi pengingat bagi siswa, yang pada sore hari siswa dapat praktek secara riil saat peristiwa Rashdul kiblat berlangsung.
Sebagai informasi, fenomena Rashdul Kiblat ini terjadi pada hari Rabu, 15 Juli dan Kamis, 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB. Selaku pendamping kegiatan dari pihak sekolah, H. Asrohman, S.Ag., secara khusus mengajak dan mendorong seluruh siswa-siswi yang hadir untuk melakukan pengamatan dan praktik pengukuran langsung di rumah masing-masing pada waktu tersebut.
Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga H., M.S.I., M.S.I., menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini. Dalam statemen resminya, beliau menyampaikan:
“Kami sangat bangga dan mengapresiasi antusiasme yang luar biasa dari siswa-siswi serta jajaran guru di SMK N 1 Pengasih. Kegiatan sosialisasi Rashdul Kiblat ini bukan sekadar transfer ilmu falak, melainkan langkah nyata dalam membekali generasi muda dengan literasi keagamaan berbasis sains yang praktis. Kami berharap para siswa tidak hanya paham teorinya saja, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing dengan memanfaatkan platform digital yang telah disediakan.”
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara lembaga keagamaan dan institusi pendidikan terus terjalin erat demi melahirkan generasi yang cerdas secara spiritual sekaligus adaptif terhadap perkembangan teknologi.(myid)
🔴 Penulis
🌐 Redaktur: Mawan








