
WARTA-JOGJA.COM || GUNUNGKIDUL, DIY – Sinergi lintas komunitas wujudkan kepedulian di tengah musim kemarau panjang: Paguyuban GUBUM, Darma Wanita Persatuan (DWP) BRIM Gunungkidul, Sedekah Berta Relawan Nglipar, bersama tim SAR Sigap Gunungkidul menyalurkan bantuan air bersih ke warga Mengger, Padukuhan Trowono B, Kalurahan Karang Asem, Kapanewon Paliyan, pada Rabu (9/9/2026) pukul 13.30 WIB. Dari 11 Kepala Keluarga yang sebelumnya terjebak kelangkaan air bersih, kini 9 KK sudah mulai teraliri saluran PDAM, sehingga droping air bersih hari ini difokuskan tepat kepada 3 KK yang masih membutuhkan.
Kegiatan ini bukan sekadar penyaluran bantuan darurat, melainkan bukti bahwa kebersamaan antarwarga dan lembaga menjadi kekuatan paling nyata saat menghadapi dampak kekeringan yang kerap melanda wilayah Gunungkidul. Di saat sebagian warga mulai merasakan perbaikan akses air melalui jaringan PDAM, kehadiran bantuan tetap menjangkau mereka yang belum terlayani sepenuhnya – agar tidak ada satu pun warga yang tertinggal dalam memenuhi kebutuhan paling mendasar.
Ketua Paguyuban GUBUM sekaligus DWP BRIM Gunungkidul, Erna Wati Septy Lestari, menyampaikan makna mendalam dari kegiatan berbagi ini.
“Terima kasih kepada para donatur. Semoga bantuan air bersih ini menjadi ladang amal jariyah yang terus mengalir pahalanya bagi mereka yang telah menyisihkan rezekinya untuk sesama. Di tengah kemarau yang panjang, berbagi air adalah wujud nyata kita saling menguatkan – bahwa kita tidak membiarkan tetangga kita kesulitan sendirian,” ujar Erna Wati di lokasi kegiatan.
Ketua RT setempat, Parjiyo, menyambut hangat kehadiran tim bantuan dan menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan kepada warga Mengger yang selama ini merasakan dampak kekurangan pasokan air bersih.

“Kehadiran Bapak/Ibu sekalian membawa harapan bagi warga kami. Kepedulian ini menjadi pengingat bahwa kita semua saling terhubung – saat satu tetangga kesulitan, yang lain hadir untuk meringankan beban,” ucap Parjiyo.
Sementara itu, Koordinator Penerima Droping Air Bersih, Mujikir, menjelaskan perkembangan kondisi akses air warga setempat sekaligus menyampaikan pesan agar warga tetap bersyukur dan saling peduli:
“Sebenarnya sebelumnya ada 11 KK yang masih kesulitan mendapatkan air bersih. Alhamdulillah, kini sudah mengalir air PDAM bagi 9 KK, sehingga hari ini tinggal 3 KK yang menerima droping air bersih. Terima kasih banyak kepada Paguyuban GUBUM, DWP BRIM Gunungkidul, serta tim SAR Sigap Gunungkidul yang turut mengawal kegiatan ini. Mari kita jadikan momen ini pengingat: saat kemudahan datang bagi sebagian orang, jangan lupa mereka yang masih membutuhkan uluran tangan kita,” tegas Mujikir.
Bantuan disalurkan dengan tertib dan dipantau langsung oleh tim SAR Sigap Gunungkidul guna memastikan proses penyaluran berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran. Kegiatan ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh warga – bahwa kemiskinan dan kesulitan bisa dihadapi bersama, dan kebaikan yang disalurkan akan kembali membawa keberkahan bagi seluruh komunitas.
Warga penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan harapan agar kebersamaan ini terus terjaga: tidak hanya saat musim kemarau melanda, tetapi sebagai budaya saling bantu yang hidup setiap hari di tengah masyarakat.

Redaktur: Mawan








