WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Kebakaran melanda rumah milik lansia Sutini di Padukuhan Sempon Kulon, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (30/09/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran tersebut diduga dipicu kompor yang lupa dimatikan setelah digunakan untuk memasak air. Saat api mulai membakar bagian dapur, Sutini yang sedang dalam kondisi kurang sehat diketahui tengah beristirahat atau tidur di dalam rumah.
Peristiwa itu diketahui setelah warga mendengar suara yang tidak wajar dari arah rumah Sutini. Warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan sumber suara tersebut. Sesampainya di rumah korban, warga mendapati bagian dapur telah terbakar.
Api kemudian merembet ke bagian luar rumah yang terdapat tumpukan kayu. Kondisi tersebut membuat warga sekitar segera melakukan tindakan pemadaman secara gotong royong agar kobaran api tidak semakin meluas.
Dengan menggunakan peralatan dan air seadanya, warga berupaya mengendalikan api. Sumber air yang digunakan untuk pemadaman berasal dari tandon yang berada di sekitar lokasi.
Setelah berjibaku dengan api, warga akhirnya berhasil memadamkan kebakaran sekitar pukul 11.45 WIB. Pemadaman tersebut dilakukan sebelum api semakin meluas ke bagian rumah lainnya maupun lingkungan di sekitar lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sutini yang merupakan seorang lansia, berstatus janda dan tidak memiliki anak, berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat. Meski demikian, korban diketahui mengalami sedikit trauma akibat peristiwa kebakaran tersebut.
Kebakaran menyebabkan bagian dapur rumah mengalami kerusakan dengan kategori sedang. Bagian tersebut menjadi area utama yang terdampak kobaran api dalam kejadian tersebut.
Penanganan awal dilakukan sepenuhnya dengan mengandalkan gotong royong warga. Peralatan yang tersedia di sekitar lokasi serta air dari tandon dimanfaatkan untuk mengendalikan dan memadamkan api.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat karena korban merupakan seorang lansia yang tinggal seorang diri. Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian dapur rumah dan meninggalkan trauma bagi korban.
Kebakaran tersebut menjadi pengingat pentingnya memastikan kompor benar-benar dalam keadaan mati setelah digunakan, terutama ketika penghuni rumah hendak beristirahat atau meninggalkan area dapur.

Redaktur: Mawan

