
WARTA-JOGJA.COM, GUNUNGKIDUL, DIY – Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., melakukan kunjungan kerja untuk memantau kondisi kesehatan Annida atau yang akrab disapa Dek Ida, di Padukuhan Surodadi, Kalurahan Umbulrejo, Kapanewon Ponjong, Kabupaten Gunungkidul, Rabu (08/04/2026).
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung kondisi korban kecelakaan serta memberikan dukungan moril maupun materil. Hadir mendampingi Bupati antara lain Kapolres Gunungkidul, Wakil Direktur RSUD, Ketua DPRD, Lurah Umbulrejo, serta tokoh masyarakat setempat.
🔴 Kondisi Dek Ida Masih Membutuhkan Perawatan Maksimal
Dek Ida merupakan korban kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada tahun 2023 lalu. Akibat insiden tersebut, ia menderita luka sangat parah, mulai dari gegar otak berat, patah pada anggota gerak, hingga cedera pada bagian pinggul. Kondisi kritis ini mengharuskannya menjalani perawatan koma selama satu bulan di RS Bethesda Yogyakarta.
Hingga saat ini, dalam kurun waktu hampir tiga tahun, kondisi kesehatan Dek Ida belum menunjukkan perubahan signifikan. Ia masih belum dapat bergerak, berbicara, maupun merespons rangsangan secara optimal. Oleh karena itu, ia membutuhkan perawatan intensif dan pemantauan kesehatan secara berkelanjutan.
🔴 Pemkab Gunungkidul Siapkan Ambulans Khusus
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Endah Subekti menyampaikan keprihatinan mendalam dan menegaskan komitmen penuh Pemerintah Daerah untuk mendukung proses pemulihan Dek Ida. Salah satu fokus utama adalah memastikan kemudahan akses layanan kesehatan.
Bupati mengapresiasi inisiatif Puskesmas Ponjong yang telah melakukan layanan jemput bola. Lebih jauh, ia menjanjikan ketersediaan fasilitas transportasi medis yang lebih memadai.
“Saya sendiri siap menyiapkan ambulans khusus untuk keperluan antar-jemput kontrol rutin Dek Ida setiap bulannya. Mohon Bapak Lurah dapat berkoordinasi langsung dengan saya terkait hal ini agar pelayanannya maksimal,” ujar Bupati.
🔴 Mendesak Percepatan Klaim Jasa Raharja
Selain fasilitas kesehatan, Bupati juga menyoroti proses administrasi klaim asuransi Jasa Raharja yang hingga saat ini belum selesai. Mengingat kondisi Dek Ida yang mengalami cacat permanen dan berkas medis dari RS Panti Rahayu maupun RS Bethesda dinilai sudah lengkap, ia meminta atensi khusus agar proses tersebut dapat segera ditindaklanjuti.
“Kami memohon kepada pihak Jasa Raharja agar dapat melihat dan memperhatikan kasus ini dengan prioritas. Kami juga meminta Bapak Kapolres, jajaran RSUD, dan DPRD untuk bersama-sama mengawal hak-hak Dek Ida agar mendapatkan kehidupan yang layak,” tambahnya.
🔴Serahkan Bantuan dan Imbau Keselamatan
Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga menyerahkan bantuan berupa kursi roda, kebutuhan nutrisi, serta perlengkapan perawatan harian untuk meringankan beban keluarga.
Di samping itu, Bupati menyampaikan pesan penting bagi masyarakat agar menjadikan kejadian ini sebagai pelajaran berharga. Ia mengimbau seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk selalu berhati-hati dalam berkendara, mematuhi aturan lalu lintas, dan menghindari berkendara dengan kecepatan tinggi atau ‘ngebut’.
Bupati juga berpesan kepada seluruh perangkat desa dan kewilayahan agar lebih sigap dan proaktif dalam mendata warga yang membutuhkan bantuan.
“Jangan sampai ada warga yang terabaikan atau harus viral dulu baru ditangani. Segera laporkan melalui jalur yang ada, mulai dari Lurah, Dukuh, hingga langsung ke saya, agar bisa segera kami bantu,” pungkas Bupati.












