
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) akan menerapkan rekayasa arus lalu lintas di kawasan Malioboro dan sekitarnya guna mendukung kelancaran Kirab Budaya peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X. Kegiatan yang akan melibatkan ribuan peserta dan masyarakat ini berlangsung pada Kamis (2/4/2026), dengan rute yang menjangkau sepanjang Malioboro hingga Keraton Yogyakarta.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa langkah tersebut dilakukan bersama Dishub DIY untuk menjaga kelancaran acara sekaligus mengantisipasi kepadatan kendaraan di pusat kota. “Rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas akan diterapkan secara selektif mulai pukul 06.00 WIB hingga seluruh rangkaian kirab selesai,” ujarnya.
Beberapa titik akan diberlakukan penutupan atau pengalihan arus kendaraan. Dari arah utara, Jalan Malioboro akan ditutup, sedangkan kendaraan dari arah barat melalui Simpang PKU akan dialihkan ke Jalan Bhayangkara. Penutupan juga diberlakukan dari arah timur di Simpang Empat Gondomanan yang mengarah ke Jalan P. Senopati. Selain itu, rekayasa diterapkan di Jalan Ibu Ruswo (arah barat) dan Simpang Empat Kauman (arah timur).
Untuk mendukung kelancaran, panitia telah menyediakan kantong parkir terpisah bagi tamu undangan dan peserta. Parkir VIP berada di kawasan Keben Keraton, sementara peserta dari Kota Yogyakarta dapat menggunakan area parkir di Sriwedani dan Pasar Sore. Peserta dari Kabupaten Bantul akan menggunakan Parkir Senopati, dari Kabupaten Sleman di area DPRD DIY dan Jalan Perwakilan, serta dari Kabupaten Gunungkidul di kawasan Kepatihan dan Jalan Suryatmajan.
Pengamanan kegiatan akan melibatkan sekitar 900 personel gabungan dari Polda DIY dan Polresta Yogyakarta. “Personel akan ditempatkan di berbagai pos pengamanan untuk memudahkan pengendalian, koordinasi, dan penyampaian informasi di lapangan,” jelas Kombes Ihsan.
Polda DIY mengimbau masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut untuk menyesuaikan rute perjalanan dan memanfaatkan fasilitas parkir yang telah disediakan demi kelancaran acara budaya yang penuh makna ini.









