
(foto Olivia Rianjani)
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Memasuki hari pertama tahun 2026 atau hari ke-15 masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta mencatat volume penumpang yang masih tinggi. Pada Kamis, 1 Januari 2026, KAI Daop 6 melayani total 53.809 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri dari 29.640 penumpang yang berangkat dan 24.169 penumpang yang tiba atau turun di stasiun-stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Berdasarkan pantauan, Stasiun Yogyakarta menjadi stasiun dengan volume tertinggi, dengan 12.652 pelanggan berangkat dan 9.456 pelanggan tiba. Stasiun Lempuyangan melayani 6.703 penumpang berangkat dan 5.172 penumpang tiba. Sementara itu, Stasiun Solobalapan memberangkatkan 5.316 penumpang dan menerima kedatangan 5.021 penumpang.
Untuk stasiun lainnya, Stasiun Klaten mencatat 1.374 penumpang berangkat dan 1.128 penumpang tiba, sedangkan Stasiun Wates melayani 625 penumpang berangkat dan 522 penumpang tiba. Adapun sisanya berasal dari stasiun-stasiun lain di wilayah Daop 6 Yogyakarta.
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyampaikan bahwa angka tersebut masih bersifat dinamis karena penjualan tiket masih berlangsung hingga keberangkatan kereta api terakhir pada tengah malam.
“Angka-angka ini masih bergerak karena pembelian tiket masih terus berjalan hingga jelang keberangkatan KA terakhir malam ini,” ujarnya, Kamis 1 Januari 2026.
Karena lonjakan tersebut, ia kembali mengingatkan masyarakat untuk terus memantau ketersediaan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau laman resmi kai.id. Penumpang juga dapat memanfaatkan fitur Connecting Train sebagai alternatif perjalanan apabila tiket pada relasi yang diinginkan telah habis.
“Sisa tempat duduk pada Angkutan Nataru dari wilayah Daop 6 Yogyakarta masih tersedia sebanyak 21.408 tiket, termasuk untuk tujuan kota favorit seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, dan Semarang,” jelas Feni.
Ia menambahkan, masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan sejak jauh hari dan membeli tiket melalui kanal resmi KAI.
“Daop 6 terus mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan jauh-jauh hari dengan memesan tiket KA melalui aplikasi resmi KAI yaitu Access by KAI atau channel eksternal lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI,” katanya.
Beberapa kereta api keberangkatan dari wilayah Daop 6 Yogyakarta yang masih memiliki ketersediaan tempat duduk pada periode 1 hingga 4 Januari 2026 antara lain KA Tambahan Yogyakarta – Gambir, KA Taksaka, KA Manahan, KA Argo Dwipangga, KA Argo Lawu, KA Sancaka, serta KA Lodaya Tambahan.
Selama 15 hari pelaksanaan Angkutan Nataru 2025/2026 yang dimulai sejak 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, KAI Daop 6 Yogyakarta secara kumulatif telah melayani 931.806 penumpang. Jumlah tersebut terdiri dari 460.924 penumpang berangkat dan 470.882 penumpang turun di seluruh wilayah Daop 6.
“Jika dibandingkan dengan periode Nataru tahun sebelumnya, secara total terdapat kenaikan sebesar 10 persen,” ungkap Feni.
Menurutnya, pada periode Nataru 2024/2025 lalu, total penumpang tercatat sebanyak 844.959 orang, yang terdiri dari 419.504 penumpang berangkat dan 425.455 penumpang tiba. Secara rinci, volume keberangkatan tumbuh 10 persen, sementara volume kedatangan meningkat 11 persen.
“Stasiun tujuan favorit penumpang dari wilayah Daop 6 Yogyakarta antara lain Stasiun Pasarsenen, Gambir, Surabaya Gubeng, Bandung, dan Malang,” ujarnya.
Adapun lima kereta api dengan tingkat okupansi tertinggi selama Angkutan Nataru 2025/2026 adalah KA Joglosemarkerto, KA Sri Tanjung, KA Bengawan, KA Progo, dan KA Fajar Utama YK. Menutup keterangannya, KAI Daop 6 Yogyakarta kembali mengimbau masyarakat agar mengatur waktu keberangkatan menuju stasiun dengan baik.
“Masa liburan berdampak pada kepadatan lalu lintas maupun adanya pengaturan arus kendaraan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk berangkat lebih awal menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta api,” pungkas Feni.









