BANTUL, DIY || WARTA-JOGJA.COM – Acara sakral labuhan Parangkusumo kembali digelar oleh Keraton Yogyakarta di Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul, DIY pada hari Kamis (30/01/2025), ditutup dengan serangkaian peringatan ke-36 tahun Tingalan Jumenengan Dalem, Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Kepala Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul, Yanatun menuturkan, kegiatan labuhan ini merupakan rutinitas setiap tahun yang jatuh pada bulan ruwah,
Labuhan tersebut sebagai perwujudan rasa syukur masyarakat atas berkah alam dari yang maha kuasa, tumbuh adat dan tradisi turun temurun yang diinisiasi kasultanan Yogyakarta.

“Kegiatan yang diadakan setiap satu tahun sebagai tanda rasa syukur keraton serta untuk mendo’akan keselamatan raja, rakyat, para leluhur dan mengawali menjelang bulan puasa,” tuturnya.
Acara Labuhan Parangkusumo dilaksanakan sejak hari Rabu (29/01/2025) pada sore hari, diramaikan dengan adanya pertujukan pentas kesenian khas Yogyakarta pagelaran Wayang kulit, puncak acara berlangsung pada hari Kamis (30/01/2025), merupakan moment sakral membawa uba rampe yang akan dilarung di Pantai.
“Hari ini acara terakhir ditutup dengan serangkaian peringatan ke-36 tahun Tingalan Jumenengan Dalem, Sri Sultan Hamengku Buwono X, membawa 30 macam uba rampe labuhan oleh utusan dalem Kraton Jogja ke Kapanewon Kretek,” imbuhnya.
(Red/ Olivia Rianjani – Redaktur/ Mawan)









