
Program Takjil drive thru di UMY Ramadhan 2026 mulai digelar bagikan 4.000 paket berbuka puasa gratis kepada mahasiswa (foto Olivia Rianjani)
WARTA-JOGJA.COM, YOGYAKARTA – Program takjil drive thru di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali digelar pada Ramadan 2026. Pada hari pertama pelaksanaan, Rabu (18/2/2026), kampus membagikan sekitar 4.000 paket berbuka puasa gratis kepada mahasiswa.
Meski hujan mengguyur kawasan kampus, antusiasme mahasiswa tidak surut. Dengan sistem drive thru, mahasiswa cukup menunjukkan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) untuk memperoleh satu paket menu berbuka.
Julpan Pahlepi, mahasiswa Semester 7 Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) asal Karawang, mengaku telah mengikuti program tersebut selama tiga tahun terakhir.
“Karena sudah sering sebelumnya ambil-ambil ini. Tahun ketiga berarti ya,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Ia menilai variasi menu yang disediakan cukup beragam.
“Menunya ada ayam, ada ikan, banyak sih, ada 15 menu lebih,” katanya.
Menurut Julpan, keberadaan takjil gratis ini membantu mahasiswa menghemat pengeluaran selama bulan Ramadan.
“Iya, ngurangin banget (beli untuk berbuka). Pokoknya termasuk untuk menghemat lah. Ya, cukup terbantu, sangat terbantu,” tuturnya.
Senada, Eureka Titis Rahmayati, mahasiswi Semester 6 Program Studi Keperawatan. Ia mengaku senang dengan konsep drive thru yang dinilainya praktis dan tetap meriah meski hujan turun.
“Seru, terus menunya enak-enak. Apalagi sambil hujan-hujan kan jarang orang ngantri gitu. Teman-teman masih bersemangat untuk mengambil takjil,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut terus dilaksanakan setiap Ramadan.
“Terus lanjut sampai nanti, yang lebih baik untuk ke depannya,” katanya.
Kemudian, Najwa Sania Putri, mahasiswa Semester 4 Jurusan Hukum, mengatakan kehadirannya selain untuk mendapatkan takjil juga sebagai bentuk partisipasi meramaikan kegiatan kampus.
“Meramaikan aja. Bisa (mengurangi uang makan),” ucapnya singkat.
Rektor UMY, Achmad Nurmandi, menjelaskan program ini ditujukan bagi mahasiswa yang tetap berada di Yogyakarta selama Ramadan. Ia menyebut sekitar 4.000 paket disiapkan setiap hari selama kurang lebih 20 hari pelaksanaan.
“Ini takjil untuk mahasiswa sebanyak 4.000 paket kurang lebih 20 hari, untuk mahasiswa kita yang tinggal di Jogja,” jelasnya.
Ia memperkirakan anggaran per paket sekitar Rp 18 ribu.
“Ya 4.000 kira-kira dikali 18.000 lah kira-kira anggarannya seperti itu. Ini untuk kesejahteraan mahasiswa,” katanya.
Menurut Achmad, menu yang disiapkan telah mempertimbangkan aspek gizi seimbang.
“Menunya ya ada protein, bergizi, ada sayur-mayur, ada vitamin. Protein kan ada dua, hewani sama nabati. Harus ada seperti itu,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor UMY, Faris Al-Fadhat, menambahkan kegiatan ini menjadi wujud konsistensi kampus dalam berbagi selama Ramadan.
“Alhamdulillah ini sudah tahun ke-6 kita memberikan takjil drive-thru kepada seluruh mahasiswa. Pertama, harapannya kita ingin menjaga konsistensi dalam beramal,” ungkapnya.
Disampaikannya juga bahwa program takjil drive thru ini dikelola oleh Masjid Kampus UMY bersama Direktorat Al-Islam dan Kemuhammadiyahan
Ia menyebut jumlah paket masih berpotensi ditambah apabila minat mahasiswa meningkat.
“Idealnya 5.000 rata-rata per hari. Kalau ternyata animonya tinggi kita fullkan sampai 5.000 takjil,” pungkas Faris.

🟢 PIMPRED & REDAKTUR: MAWAN












