
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN), Reguler Angkatan 41 Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menggelar pelatihan pembuatan kompos organik dari dedaunan kering bagi Kelompok Tani Padukuhan Balong Barat, Kalurahan Banjarsari, Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, DIY (foto Anggita Aulia & Tim)
WARTA-JOGJA.COM, KULON PROGO, DIY – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 41 Universitas PGRI Yogyakarta (UPY) menggelar pelatihan pembuatan kompos organik dari dedaunan kering bagi Kelompok Tani Padukuhan Balong Barat, Kalurahan Banjarsari, Kapanewon Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, DIY. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di rumah Dukuh Suyono, Padukuhan Balong Barat.
Pelatihan ini berawal dari keikutsertaan mahasiswa KKN dalam kegiatan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Padukuhan Balong Barat. Dalam forum tersebut, salah satu warga menyampaikan keluhan mengenai limbah sampah daun kering yang menyumbat saluran air, terutama saat memasuki musim hujan. Sampah dedaunan yang terbawa arus air hujan kerap menumpuk dan menyebabkan penyumbatan pada saluran air.

Ber-angkat dari permasalahan tersebut, mahasiswa KKN UPY berinisiatif menghadirkan solusi melalui pelatihan pembuatan kompos organik. Program ini bertujuan mengurangi limbah daun kering sekaligus meningkatkan nilai guna sampah organik menjadi pupuk yang bermanfaat bagi pertanian warga.
Pelatihan diawali dengan pemaparan materi mengenai kandungan bahan-bahan pembuatan kompos, manfaat kompos bagi kesuburan tanah, serta penjelasan detail tentang penggunaan bahan pendukung seperti molase dan tetes tebu. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung pembuatan kompos organik bersama peserta.

Antusias warga terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi dan praktik. Reti selaku peserta menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah diadakan pelatihan pembuatan pupuk, namun belum dijelaskan secara rinci mengenai penggunaan bahan pendukung dalam proses pengomposan. Melalui pelatihan ini, warga menjadi lebih memahami tahapan dan teknik pembuatan kompos yang efektif.
Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN UPY membagikan bibit pohon kopi robusta kepada warga. Pemberian bibit ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan, mengingat sebagian besar penduduk Padukuhan Balong Barat hidup dari hasil pertanian. Kompos daun kering yang telah dibuat dapat langsung digunakan pada tanaman kopi tersebut.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Padukuhan Balong Barat diharapkan menunjukkan komitmen yang tinggi dalam mengelola limbah organik secara mandiri dan berkelanjutan, serta pelatihan ini tidak hanya menjadi solusi atas permasalahan lingkungan, tetapi juga mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan warga setempat.
Instagram:
https://www.instagram.com/ceritakkn_balongbarat?igsh=OWFwa2t4dWdkMXpq&utm_source=qr
🌐 Dilaporkan: Anggita Aulia & Tim KKN UPY

🟢 Redaktur: Mawan








